SuaraBali.id - Seorang pria berinisial IMD (62) ditemukan tewas di rumahnya yang berada di kawasan Banjar Pasek, Kedonganan, Kuta, Badung, Bali.
Pria tersebut diduga bunuh diri karena mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Dikutip Suara.com dari Beritabali.com, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/9/2020). Jenazah IMD pertama kali ditemukan oleh istrinya, Ni Luh Asih (61).
Sepulang dari pasar, saksi memanggil suaminya untuk diajak ngobrol di teras depan rumahnya. Namun ajakan tidak tak kunjung mendapat respons.
"Saksi istrinya mencoba membuka pintu tetapi dikunci oleh suaminya dari dalam," ujar seorang sumber, Minggu (6/9/2020).
Lantaran pintu kamar terkunci dari dalam, sang istri kemudian membuka jendela untuk mengambil kunci agar bisa masuk.
Setelah masuk ke kamar, ia pun dibuat syok karena melihat suaminya dalam kondisi bersimbah darah.
Saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
"Saudara istri korban kemudian datang dan menghubungi anak korban yang tinggal di Jimbaran bahwa ayahnya ditemukan tewas," beber sumber.
Baca Juga: Hidayat Nur Wahid : Kementerian Agama Jangan Ngotot, Resahkan Umat
Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi dan melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP, diduga korban tewas karena bunuh diri.
"Korban tewas bunuh diri dengan kapak," ungkapnya.
Senada dengan hal itu, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban sudah lama menderita sakit vertigo dan tak kunjung sembuh.
Penyakit itulah yang diduga menjadi penyebab korban menghabisi nyawanya dengan kapak.
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengaku belum mendapat laporan terkait kasus bunuh diri pria tersebut.
"Kamu belum terima laporan (atas kasus tersebut," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Minggu (6/9).
Berita Terkait
-
Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker
-
Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka
-
Teknologi dan Kolaborasi Dokter Jadi Kunci Penanganan Penyakit Saraf dan Otak
-
Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti
-
Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia