"Itu perlu diklarifikasi, mana yang lebih penting, mana yang lebih urgent. Ada important dan urgent, importan not urgent, itu bisa dilakukan supaya nggak semuanya datang bareng, bisa kita atur," jelasnya.
4. Jadikan beban sebagai kekuatan
Terkadang, yang membuat masalah semakin terasa berat karena menganggap itu kewajiban itu sebagai beban. Coba jadikan itu sebagai sumber kekuatan. Anak tumbuh sehat membuat kita bahagia, dan membuat orangtua bangga terhadap apa yang kita lakukan, maka beban akan terasa ringan.
"Itu kekuatan untuk kita bisa tetap hidup dan kerja," jelasnya.
5. Cari dan manfaatkan dukungan
Merasa berjuang seorang diri memang sangat melelahkan, itulah kenapa beban harus dipikul bersama dan dibagikan pada orang lain, khususnya orang terdekat. Ceritakan kepada sahabat ataupun pasangan, dan jangan sungkan meminta bantuan jika dirasa tidak sanggup.
"Terakhir, realistis aja, sesuai kemampuan diri jangan memaksakan untuk melakukan semuanya sendiri. Kalau butuh bantuan, jangan sungkan untuk meminta," tutupnya.
Itulah cara efektif mengatasi stres bagi si tulang punggung keluarga.
Baca Juga: Nafas Terakhir AS, Teroris Lapas Nusakambangan Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Gen Z Stres Memikirkan Biaya Hidup dan Bencana Jadi Beban Baru?
-
75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!
-
Dilema Jaga Kewarasan Era Gen Z: Pengin Healing, tapi Ingat Saldo Rekening
-
Lagi Banyak Pikiran, Kenapa Malah Ingin Menyikat Kamar Mandi?
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur