SuaraBali.id - Destinasi wisata Bukit Sempana yang berlokasi di Sembalun Bumbung, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ditutup untuk sementara waktu
Penutupan ini menyusul insiden yang dialami seorang pelajar bernama Dava Naufal Arya (16).
Remaja tersebut terjatuh saat melakukan pendakian di Bukit Sempana hingga mengalami luka serius, Minggu (16/8/2020).
Forkopimcam Kecamatan Sembalun bersama pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur, Pemerintah Desa Sembalun dan Pengelola bukit Sempena Sembalun sepakat untuk menutup aktivitas pendakian mulai Senin (17/8).
"Penutupan sementara pendakian bukit sempana ini atas kesepatakan bersama," ujar Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Panca Warsa seperti dikutip dari Lombokita.com.
Dengan kejadian ini, pengelola Bukit Sempana diharapkan lebih menjaga keselamatan para pendaki.
"Sekecil apapun kejadian di lokasi destinasi wisata seperti bukit Sempana untuk melaporkan ke pihak Forkopincam," sambungnya.
Lalu juga meminta agar pihak KPH Rinjani Timur membuatkan standar operasional prosedur (SOP) pendakian di tengah pandemi Covid-19.
“Yang paling penting selama masih pandemi Covid-19 agar para pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan covid seperti menyediakan tempat cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," tegasnya.
Baca Juga: Pelesir ke Jakarta, Anggota DPRD Kepulauan Riau Langsung Positif Corona
Di lain pihak, Forkopincam meminta kepada pengelola pendakian untuk selalu menjalin koordinasi dengan aparat keamanan.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi insiden buruk yang terjadi. Apalagi, peristiwa pendaki terjatuh lebih dahulu viral di media sosial.
"Untuk sementara pendakian ke bukit sampana ditutup, dan meminta kepada KPH Rinjani Timur membuat SOP pendakian," ujarnya.
Berita Terkait
-
Puncak Watu Bengkah Gunung Klotok Kediri: 536 Mdpl yang Bikin Ngos-ngosan
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
10 Tips Pendakian Gunung yang Aman: Panduan Lengkap bagi Pendaki
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Begini Cara Cek Legalitas Daycare Sebelum Menitipkan Anak
-
Emak-emak Menjerit Harga Minyak Goreng Melejit, Dinas Perdagangan: Kami Belum Tahu Penyebabnya
-
Ingin Glowing Saat Menikah? Dokter Kulit Ungkap Rahasia Perawatan Wajib 6 Bulan
-
Pegawai BPS Asal Sleman Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Bali
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar