SuaraBali.id - Demi mencegah penularan Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Mataram melakukan pelayanan Posyandu langsung ke rumah warga atau door to door.
Pelayanan ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan pekan penimbangan balita dan pemberian vitamin A di tengah pandemi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr H Usman Hadi menerangkan sistem door to door bertujuan untuk menghindari kerumunan warga sehingga dapat menghindari penyebaran virus corona.
"Jadi sejak awal Agustus 2020, para kader kamilah yang datang ke rumah warga yang memiliki bayi dan balita," ujar Usman seperti dikutip dari Antara, Senin (17/8/2020).
Saat melayani warga, kader Puskemas pun tetap menerapkan protokol kesehatan.
Mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) standar kesehatan Covid-19, masker, sarung tangan serta pelindung wajah.
Usman mengatakan pelayanan posyandu dari rumah ke rumah dilakukan untuk memastikan program pekan penimbangan balita, pemberian Vitamin A serta obat cacing yang sedianya diberikan enam bulan sekali terlaksana sesuai target.
"Pemberian vitamin juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh balita. Jika daya tahan tubuh sudah bagus, Insya Allah bisa terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, termasuk Covid-19," ungkapnya.
Sementara itu, untuk pelayanan imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil dipusatkan di masing-masing puskesmas sejak adanya pandemi Covid-19
Baca Juga: Bikin Trenyuh, Tim Pemadam Karhutla Pekanbaru Gelar Upacara di Tengah Hutan
Pihak puskesmas juga telah menerapkan jadwal untuk jenis pelayanan bagi setiap lingkungan binaan.
"Sejauh ini, kami belum bisa memastikan kapan pelayanan posyandu akan dibuka seperti biasa sebab penyebaran Covid-19 masih terjadi di kota ini," ujar Usman memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ingin Glowing Saat Menikah? Dokter Kulit Ungkap Rahasia Perawatan Wajib 6 Bulan
-
Pegawai BPS Asal Sleman Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Bali
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas