SuaraBali.id - Seorang turis asing asal Rumania diamankan Petugas Satpol PP Kabupaten Badung. Hal itu dilakukan setelah bule tersebut jadi 'gelandangan' di Kuta, Bali.
Warga Negara Asing (WNA) bernama Busu Luncar Aristotel Silviu itu sebelumnya mendapat visa bebas kunjungan di Bali.
Lantaran kehabisan uang, Busu diusir pemilik vila tempatnya menginap karena sudah tak mampu lagi membayar sewa.
Menurut Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi, Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma, saat ini Busu sudah diamankan di rumah detensi imigrasi.
Sementara dari hasil pengecekan, dokumen-dokumen keimigrasian Busu lengkap.
"Dia sudah ditempatkan di rumah detensi. Jika dilihat dari sisi keimigrasian dokumen yang bersangkutan lengkap. Tapi dia melanggar Perda sehingga terancam dideportasi," ujarnya dikutip dari Berita Bali—jaringan Suara.com—Kamis (23/7/2020).
Menurut Putu Surya, Busu datang ke Bali pada 18 Maret 2020 lalu menggunakan kesempatan bebas visa kunjungan. Tapi dia tiba-tiba kehabisan uang.
Bahkan Busu tidak bisa membayar vila tempatnya menginap di seputaran Seminyak, Kuta.
"Dia mengamuk di villa karena di usir pemiliknya," ungkapnya.
Baca Juga: Tertangkap Basah Curi Helm di Parkiran Mal, MIK Jual Rp 180-200 Ribu
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan Danru Satpol PP Kuta, Busu diminta pergi oleh pemilik Villa karena batas menginap telah habis.
Tapi yang bersangkutan malah mengamuk dan melempar koper ke kolam renang.
Akibatnya, di vila tersebut terjadi keributan dan penghuni merasa tidak nyaman.
Pemilik vila kemudian menghubungi Satpol PP Kuta, sehingga Busu langsung diamankan.
"Danru Pol PP mengatakan yang bersangkutan melakukan pelanggaran Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Badung pasal 32 ayat 1," pungkasnya.
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai