- Gubernur NTB memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Mandalika, menemukan harga cabai rawit naik mencapai Rp95 ribu per kilogram.
- Pemerintah daerah akan menggelar Gerakan Pangan Murah pada Jumat untuk menstabilkan harga cabai yang disebabkan mekanisme pasar.
- Pengepul diminta memprioritaskan pasokan cabai untuk kebutuhan lokal NTB daripada mengirim ke luar daerah.
“Kita butuh stok yang memadai,” katanya.
Sementara itu, salah seorang distributor cabai di Lombok Barat, Sulas mengatakan harga cabai terjadi kenaikan sejak beberapa pekan terakhir.
Jelang bulan puasa ini harga cabai kembali hingga tembus Rp100 ribu di tingkat pengecer.
“Kita jualnya Rp95 ribu per kg. Saya tidak mengecer. Tapi kalau ditingkat pengecer nanti lebih mahal,” katanya.
Baca Juga:7 Amalan Sunnah Puasa Ini Bikin Pahala Kamu Meroket
Selama ini cabai rawit yang dijual berasal dari petani yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Sebelum dijual, cabai yang dibawa dari Lombok Timur dipilih agar tidak ada yang rusak.
“Kita sutir (pilih) dulu sebelum dibawa ke pengecer,” katanya.
Kontributor: Buniamin