- Monumen Jenderal Van Ham di Mataram menjadi bukti sejarah gugurnya ia dalam pertempuran melawan Kerajaan Mataram tahun 1849
- Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro merupakan situs wisata religi penting yang dikunjungi masyarakat lokal maupun luar daerah
- Dinas Pariwisata Kota Mataram berupaya mengembangkan potensi wisata sejarah seperti makam pahlawan dan tokoh agama setempat
Setiap hari masyarakat berkunjung ke Makam tersebut. Namun ketika hari besar keagamaan menjadi pusat acara.
Berbagai kegiatan masyarakat dipusatkan di makam tersebut, mulai dari doa, zikir hingga akikah anak.
Selain Makam Loang Baloq, di Kota Mataram juga terdapat Makam Bintaro yang ada di Kecamatan Ampenan. Kunjungan ke makam ini tidak hanya masyarakat local melainkan juga dari luar daerah.
![Makam Loang Baloq di Nusa Tenggara Barat jadi tempat ziarah warga [Suara.com/Buniamin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/09/74479-makam-loang-baloq.jpg)
Tokoh yang dimakamkan di Makam Bintaro yaitu Habib Hussein bin Umar Al-Mashur. Ia berasal dari Hadramaut, Yaman, dan dikenal sebagai penyebar Islam yang datang ke Lombok pada sekitar tahun 1865.
Baca Juga:Wajib Dibawa Pulang! 7 Oleh-Oleh Khas Bali Paling Unik
Kunjungan masyarakat ke makam tersebut tidak praktik spiritual melainkan juga menjadi sebuah tradisi masyarakat. Baik yang ada di Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah dan daerah-daerah lainnya.
Ada yang datang ke makam untuk berdoa sebelum berpergian. Bahkan pada saat musim haji jumlah kunjungan sangat ramai.
Kegiatan yang dilakukan masyarakat sangat sederhana yaitu datang duduk bersila sambil zikir dan doa. Terakhir biasanya menyiramkan air di makam serta menaburi bunga rampai.
Kontributor: Buniamin
Baca Juga:Wajib Coba! 5 Kuliner Bali yang Rasanya Bikin Nagih