Balas Dendam Soimah: Dari Bau Amis Ikan Hingga Koleksi Parfum Mewah

Soimah, sukses & glamor, menyimpan kisah perjuangan dari masa lalu yang sulit di dunia perikanan.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 30 Juli 2025 | 10:12 WIB
Balas Dendam Soimah: Dari Bau Amis Ikan Hingga Koleksi Parfum Mewah
Potret Soimah [Instagram]

SuaraBali.id - Di panggung hiburan, Soimah Pancawati dikenal sebagai sosok yang penuh pesona dan kemewahan.

Namun, di balik semua itu, tersimpan sebuah kisah perjuangan yang menggetarkan, sebuah bukti bahwa keteguhan mampu mengubah takdir.

Jalan hidupnya mengajarkan kita bahwa masa lalu yang sulit bukanlah penghalang, melainkan fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dalam sebuah perbincangan mendalam, Soimah secara terbuka mengakui bahwa koleksi parfum mahalnya saat ini lebih dari sekadar wewangian.

Baca Juga:Sakit Hati Perkataan Ivan Gunawan, Keisya Levronka Sebut Kritikan Kali Ini Berbeda

Itu adalah cara untuk menebus kenangan pahit.

"Parfum itu termasuk balas dendam, Mak," ungkap Soimah.

Sebuah "balas dendam" positif terhadap masa lalunya yang lekat dengan dunia perikanan.

"Karena kan aku dari dulu bau amis kan, bergelut sama ikan," lanjutnya, menggambarkan betapa aroma itu pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari hari-harinya.

Perjuangan itu bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang harga diri. Ia menegaskan bahwa ini bukan cerita kiasan.

Baca Juga:Termasuk Suami Soimah, Deretan Pria Ini Dikira Pengangguran Padahal Kaya Raya

"Ikan, aku bergelut sama ikan laut, jangan ketawa kalian," ujarnya dengan serius, mengingatkan bahwa di balik tawa ada kerja keras yang nyata.

Puncaknya adalah ketika ia diremehkan di sebuah butik mewah, dikira sebagai asisten rumah tangga hanya karena penampilannya yang sederhana.

Kini, Soimah telah berada di puncak. Namun, kesuksesan tidak mengubah esensi dirinya.

Ia memilih untuk tetap membumi, memisahkan persona panggung dan kehidupan pribadinya.

"Artis tuh ya ketika kita dibayar di TV. Kalau selebihnya, kalau misalnya di luar TV ya udah, aku senyamanku," jelasnya.

Sikap inilah yang menjadi pelajaran terbesar: kesuksesan sejati adalah ketika kita telah berdamai dengan masa lalu dan menemukan kenyamanan dalam menjadi diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini