* Kasta terendah yang terdiri dari pekerja kasar, seperti buruh tani dan nelayan.
* Melakukan pekerjaan yang dianggap "kotor" atau "tidak pantas" oleh kasta lain.
* Memiliki status sosial yang rendah dan terbatas pada peran-peran khusus.
Peraturan dan Tradisi
Sistem kasta di Bali mengatur berbagai aspek kehidupan, termasuk:
* Pernikahan: Pernikahan antar kasta umumnya tidak diperbolehkan.
* Pekerjaan: Kasta menentukan jenis pekerjaan yang dianggap dapat diterima.
* Upacara Keagamaan: Upacara tertentu hanya diperuntukkan bagi kasta tertentu.
* Pakaian: Kostum tradisional berbeda-beda menurut kasta.
* Penamaan: Nama-nama keluarga mencerminkan kasta seseorang.
Baca Juga:22 Penari Pendet Disiapkan di Landasan Bandara Ngurah Rai Sejak Malam
Perubahan Modern
Dalam beberapa dekade terakhir, sistem kasta di Bali telah mengalami perubahan yang signifikan. Globalisasi, pendidikan, dan pariwisata telah berkontribusi pada pelonggaran batasan kasta. Namun, sistem kasta masih memainkan peran penting dalam masyarakat Bali, meskipun fungsinya berkurang.
Sistem kasta di Bali adalah sistem yang kompleks dan berlapis-lapis yang telah membentuk budaya dan masyarakat Pulau Dewata selama berabad-abad. Meskipun sistem ini terus berubah, sistem ini tetap menjadi bagian integral dari identitas Bali dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Bali hingga saat ini.