alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Selidiki Napi Kabur Lapas Kerobokan, Petugas Periksa CCTV Hingga Cari Jejak Manual

Eviera Paramita Sandi Kamis, 07 Oktober 2021 | 11:38 WIB

Selidiki Napi Kabur Lapas Kerobokan, Petugas Periksa CCTV Hingga Cari Jejak Manual
ILUSTRASI Lapas Kerobokan (Beritabali)

Ia mengatakan bahwa napi bernama I Gede Loka Wijaya tersebut sedang menjalani vonis tiga tahun enam bulan atas perkara pencurian.

SuaraBali.id - Kaburnya napi di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung, Bali masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Diketahui bahwa narapidana kasus pencurian tersebut telah kabur beberapa hari yang lalu dengan melompat tembok.

Pihak lapas pun juga sedang melakukan penyelidiikan terkait jejak-jejak yang terkait, seperti CCTV maupun bekas pijakan kaki.

"Dari kami sudah memeriksa semua CCTV, saat ini masih dilakukan pengejaran. Kaburnya dari mana masih ditelusuri, kalau jebol pagar belum kami temukan. Masih kami cek dari mananya," kata Kalapas Kerobokan Kelas IIA Bali Fikri Jaya Soebing saat dikonfirmasi melalui telepon di Denpasar, Bali, Rabu (6/10/2021)

Ia mengatakan bahwa napi bernama I Gede Loka Wijaya tersebut sedang menjalani vonis tiga tahun enam bulan atas perkara pencurian.

Terhitung sisa masa pidana yang dijalani napi tersebut saat ini kurang lebih satu tahun 11 bulan.

Kaburnya satu narapidana Lapas Kerobokan ini diketahui terjadi pada Senin (4/10/2021) lalu. Saat itu, sedang dilakukan pergantian jaga malam petugas.

Saat dilakukan pengecekan jumlah penghuni tahanan namun ternyata di salah satu blok ada kurang satu orang tahanan ini.

"Dilakukanlah pencarian kemana gitu. Dan jejak-jejaknya masih kami cek lebih dalam lagi melalui CCTV yang kami punya dan juga jejak-jejak yang manual misalkan ada juga bekas pijakan kaki atau bagaimana," katanya.

 Setelah mengetahui napi tersebut kabur, pihak Lapas Kerobokan langsung membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian dan pengejaran.

Selain itu, pihak Lapas Kerobokan juga melakukan koordinasi dengan Polres Badung dalam proses pencarian dan pengejaran napi tersebut.

Komentar

Berita Terkait