alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pariwisata Kembali Dibuka, Pengelola Objek Wisata di Bali Masih Pesimis

Dinar Surya Oktarini Senin, 27 September 2021 | 11:29 WIB

Pariwisata Kembali Dibuka, Pengelola Objek Wisata di Bali Masih Pesimis
Ilustrasi wisata Bali. (Envato)

Hal ini terlihat dari uji coba dibukanya wisatawan kunjungan ke DTW Jatiluwih tidak terlalu banyak.

SuaraBali.id - Daya Tarik Wisata (DTW) di Tabanan siap menerima wisatawan mancanegara pada Oktober 2021 mendatang. Kabar kesiapan tersebut muncul adanya uji coba pembukaan ''border'' di Bali. 

Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa mengungkapkan, terkait wacana tersebut memang sangat diharapkan. Sebab, meskipun sekarang sudah dilakukan uji coba dibukanya wisatawan kunjungan ke DTW Jatiluwih tidak terlalu banyak.

"Mudah-mudahan open border Bali bisa dilakukan pada Oktober nanti, karena DTW Jatiluwih pasaranya memang kunjungan wisman," ujarnya, Minggu (26/9). 

Dengan kondisi mencuatnya wacana dilakukan open border untuk wisman ini, DTW Jatiluwih telah siap menyambut. Apalagi penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan, penerapan 50 persen jumlah wisatawan, kesiapan dalam mengadopsi aplikasi PeduliLindungi untuk di kawasan juga sudah disiapkan. 

Baca Juga: Buntut Foto Bugil di Tebing Koja, Pembab Tangerang Bakal Periksa Izin Objek Wisata

Bahkan untuk memastikan kesiapan sekaligus keamanan bagi wisatawan yang datang ke kawasan, secara rutin Satgas Covid kabupaten melakukan sidak ke kawasan. “Agar tidak PHP lagi,” terangnya. 

Menurut Sutirtayasa, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih mencapai 100-150 orang per-hari. Kedatangan wisatawan tersebut sebagian besar merupakan kalangan domestik dan hanya sebagian kecil merupakan wisman yang masih tinggal menetap di Bali selama pandemi  ini. 

"Selama kunjungan wisatawan sebagian besar sudah terapkan Prokes, meskipun ada yang belum punya aplikasi PeduliLindungi kita sudah putar balik," terangnya.

Sementara itu Manager DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika mengungkapkan, tidak terlalu banyak berharap dari munculnya kembali wacana buka border Bali untuk wisman pada Oktober nanti. Sebab pihaknya, tidak ingin kecewa lagi setelah wacana yang sama  juga sebelumnya sudah pernah muncul, namun hasilnya tidak terbukti terjadi. 

"Wacana sebelumnya itu kita sudah terapkan prokes ketat, termasuk mengurus CHSE ke Kemenparekraf, tetapi apa, tidak jadi adanya open border," ujarnya. 

Baca Juga: Sirine Tsunami di Palabuhanratu Meraung-raung, BPBD Minta Wisatawan Lakukan Ini

Oleh karena itu, terkait wacana yang mencuat ini dia sendiri tidak berharap terlalu banyak, tetapi sudah siap menyambut sebab seluruh persyaratan sudah dipenuhi. 

"Seandainya benar dibuka Oktober kami memang sudah siap," imbuh Mustika. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait