alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Australia Perpanjang Lockdown Sydney Hari Ini karena COVID-19 Masih Menggila

Pebriansyah Ariefana Rabu, 14 Juli 2021 | 12:23 WIB

Australia Perpanjang Lockdown Sydney Hari Ini karena COVID-19 Masih Menggila
Pantai Bondi, Sydney, Australia. (Pixabay.com/Gbates94)

Keputusan ini setelah tiga minggu pembatasan gagal menekan wabah COVID-19 di kota terbesar negara itu.

SuaraBali.id - Australia memperpanjang lockdown Sydney. Sydney lockdown lagi mulai Rabu (14/7/2021) hingga 14 hari ke depan.

Keputusan ini setelah tiga minggu pembatasan gagal menekan wabah COVID-19 di kota terbesar negara itu.

Pemimpin negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian mengatakan pembatasan harus tetap diberlakukan setidaknya sampai 30 Juli setelah dia melaporkan 97 kasus baru penularan lokal, naik sedikit dari hari sebelumnya.

"Selalu menyakitkan untuk mengatakan ini, tetapi kita perlu memperpanjang penguncian setidaknya dua pekan lagi," kata Berejiklian di Sydney, Rabu.

Baca Juga: Besok, Presiden Jokowi Luncurkan Paket Obat Gratis Pasien COVID-19

"Kita ingin keluar dari penguncian ini sesegera mungkin dan itulah sebabnya kita tetap berlakukan aturan ini."

Dari 97 kasus baru, 24 orang tertular dari komunitasnya.

Berejiklian telah berulang kali mengatakan bahwa "lockdown" yang berlaku sejak 26 Juni hanya akan dicabut jika jumlah kasus baru penularan lokal mendekati angka nol.

Kota pelabuhan berpenduduk 5 juta jiwa itu berada dalam penguncian awal selama dua pekan sejak akhir Juni ketika varian Delta mulai menyebar luas di Australia.

Banyak bisnis non-esensial ditutup, sebagian besar siswa sekolah tinggal di rumah, dan warga hanya diizinkan keluar rumah untuk keperluan penting dan beberapa jenis kegiatan olahraga.

Baca Juga: Bikin Haru! Kisah Perjuangan Kakek 93 Tahun Sembuh dari Covid-19

Saat ini 71 pasien COVID-19 dirawat di sejumlah rumah sakit akibat lonjakan kasus di Sydney, 20 di antaranya berada di unit perawatan intensif (ICU), termasuk satu pasien berusia 20-an dan dua pasien berusia 30-an.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait