SuaraBali.id - Calon Presiden Nurhadi dilabrak Marinir karena bercanda cabul soal KRI Nanggala tenggelam dan menewaskan puluhan awak. Calon Presiden Nurhadi ngelawak cabul langgung didatangi Marinir. Wajah Calon Presiden Nurhadi pucat.
Capres dagelan ini pun viral dan jadi buah bibir masyarakat karena guyonannya dinilai tak empatik atas musibah KRI Nanggala tenggelam.
Calon presiden Nurhadi mengaku memang dia memosting guyonan soal KRI Nanggala, dan kemudian banyak yang protes dan dia menghapus konten tersebut.
Awalnya Capres Nurhadi memosting guyonan soal KRI Nanggala, Minggu (25/4/2021) pagi di akun media sosialnya.
Baca Juga:Imam Masjid Meninggal Saat Mendoakan KRI Nanggala di Atas Mimbar
Tak lama banyak protes dan dia diingatkan temannya soal guyonannya nggak pantes.

Akhirnya Minggu sore, capres Nurhadi menghapus postingannya.
Nurhadi merasa dia tak melanggar ketentuan, namun karena banyak teman yang mengingatkannya makanya dia berterima kasih atas tegurannya.
Meski demikian, Nurhadi ngaku awalnya bingung emang ada yang salah ya dengan postingannya, ternyata ada yang tersinggung gitu dengan guyonan KRI Nanggala.
Masalah belum selesai, Senin pagi 26 April 2021. Nurhadi pergi ke pasar seperti biasanya. Saat jualan dia didatangi dua prajurit TNI yang ingin mengklarifikasi soal postingannya soal guyonan KRI Nanggala.
Baca Juga:Sukirman Hanya Berharap Jasad Adiknya Kru KRI Nanggala 402 Segera Ditemukan
“Di Kantor Pasar Brayung. Didatangi dua tentara. Saya tidak disuruh berencana minta maaf, karena nyatanya tersinggung, karena tidak ada niat apapun. Semua saya untuk hiburan saja. Tadi divideoin, untuk minta maaf kepada TNI,” ungkapnya.
- 1
- 2