facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tengku Zul Semprot Ulama NU Ada Tarawih Kilat 23 Rakaat Cuma 10 Menit: Gila

Pebriansyah Ariefana Sabtu, 24 April 2021 | 14:41 WIB

Tengku Zul Semprot Ulama NU Ada Tarawih Kilat 23 Rakaat Cuma 10 Menit: Gila
Ustadz Tengku Zul

"Itulah baru saya tahu bedanya orang Jawa dengan orang Sumatera. Kalau orang Jawa tuh nasehati orang tuh, takut tersinggung. Jadi, muter sana, muter sini dulu," katanya.

SuaraBali.id - Ustadz Tengku Zul semprot ulama NU atau Nahdlatul Ulama. Tengku Zul kritik ulama NU diam terjadi tarawih kilat di banyak daerah di Jawa.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @RD_4WR1212, nampak Ustadz Tengku Zul menyinggung hal itu dalam sebuah ceramahnya.

"Di Jawa, 23 rakaat 10 menit. Masuk video juga, iya nggak? 23 rakaat salat taraweh, 10 menit di Jawa," katanya.

"Gimana caranya? Saya lihat itu, berulang-ulang saya lihat 'Alllahuakbar (lalu berkomat-kamit cepat menirukan) dhollin..," kata dia.

Baca Juga: Pendiri NU dan Gus Dur Hilang di Buku Sejarah, Tapi Amien Rais, Baasyir Ada

Ustadz Tengku Zul lantas menyoroti bahwa ulama-ulama di Jawa, termasuk NU tidak bersuara soal praktik yang sudah berjalan bertahun-tahun itu.

"Dan yang paling menyedihkan, ulama-ulama di situ, puluhan tahun, diam aja. Ulama-ulama NU di sekitar situ diaaaam aja. Nggak ada yang memprotesnya, nggak ada yang mengajarinya. Begituu aja udah bertahun-tahun," ujar Tengku Zul.

"Jangan terjadi di negeri kita ini, di Sumatera ini," tambahnya.

"Itulah baru saya tahu bedanya orang Jawa dengan orang Sumatera. Kalau orang Jawa tuh nasehati orang tuh, takut tersinggung. Jadi, muter sana, muter sini dulu," katanya.

Ustadz Tengku Zul lalu menirukan perbedaan dialog antara Kiai di Jawa san ulama di Sumatera jika ada orang yang melaporkan soal salat taraweh kilat.

Baca Juga: Heboh Ustaz Tuduh NU-Muhammadiyah Sesat, MUI Riau: Minta Maaflah

"Pak Kiai? 'Opo?' 'Nong masjid ngono sholat taraweh rong pulu tellu rakaat iku, 10 menit selesai.' 'ya syukur, wes glang sholat'," katanya menirukan orang Jawa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait