Pangeran Philip memainkan peran kunci dalam memodernisasi monarki dalam periode pasca-Perang Dunia Kedua.
Di balik tembok Istana Buckingham, Pangeran Philip menjadi satu-satunya tokoh kunci yang dapat dipercaya dan dipercayai oleh ratu.
"Dia, secara sederhana, telah menjadi kekuatan saya dan bertahan selama ini," kata Ratu Elizabeth dalam penghormatan pribadi yang langka kepada Pangeran Philip.
Gambaran soal suaminya itu ia ungkapkan dalam pidato menandai ulang tahun pernikahan ke-50 mereka pada 1997.
Baca Juga:Istana: Pangeran Philip Meninggal Dunia dengan Damai
Duke of Edinburgh meninggal di Kastil Windsor, kurang lebih tiga minggu setelah dia keluar dari rumah sakit London untuk perawatan infeksi dan menjalani prosedur jantung.
Seorang mantan perwira angkatan laut yang terkenal karena tingkah laku dan humornya yang terkadang kasar, sang duke menikah dengan keluarga kerajaan pada tahun 1947, lima tahun sebelum Ratu naik tahta.
Dia adalah permaisuri terlama dari raja pemimpin Inggris mana pun.
Keluarga kerajaan sedang bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada 10 Juni.
Dia meninggalkan Ratu dan anak-anak mereka Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward. Dia memiliki delapan cucu dan 10 cicit.
Baca Juga:Foto Pangeran Philip Muda, Gagahnya Bikin Ratu Elizabeth II Jatuh Cinta
Philip dirawat di rumah sakit pada 17 Februari setelah sakit di Kastil Windsor, tempat dia dan Ratu berlindung selama pandemi virus corona.