Makin Kejam! Tentara Myanmar Tembak Mati Gadis 7 Tahun, Lagi Duduk di Rumah

Saudari anak itu mengatakan tentara menembak ayah mereka tapi anak tersebut sedang duduk dipangkuannya di rumahnya. Dua orang juga tewas dibunuh di distrik tersebut.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 24 Maret 2021 | 12:11 WIB
Makin Kejam! Tentara Myanmar Tembak Mati Gadis 7 Tahun, Lagi Duduk di Rumah
Suasana pemakaman Khant Nyar Hein, mahasiswa kedokteran berusia 17 tahun di Yangon, Myanmar (16/3/2021). [Foto/AFP]

SuaraBali.id - Aksi tentara Myanmar makin kejam di tengah kudeta. Gadis 7 tahun ditembak mati tentara Myanmar di rumahnya.

Seorang anak perempuan berusia tujuh tahun tewas karena luka tembak.

Pada Myanmar Now, saudari anak itu mengatakan tentara menembak ayah mereka tapi anak tersebut sedang duduk dipangkuannya di rumahnya. Dua orang juga tewas dibunuh di distrik tersebut.

Hal itu menyulut kemarahan besar aAktivis Myanmar. Mereka berencana kembali menggelar unjuk rasa antikudeta termasuk protes hening dengan meminta pengusaha menutup toko mereka dan meminta warga diam di rumah.

Baca Juga:Anak Perempuan 7 Tahun Tewas Ditembak Aparat Keamanan di Myanmar

Rencana ini digelar satu hari usai seorang anak perempuan berusia 7 tahun tewas di rumahnya saat petugas keamanan melepaskan tembakan untuk membubarkan demonstrasi di Kota Mandalay.

Pengunjuk rasa pro-demokrasi di distrik komersial Kota Yangon dan Thahton juga menggelar aksi menyalakan lilin.

Aksi itu digelar setelah pegawai perusahaan penyediaan upacara pemakaman di Mandalay mengatakan kekerasan petugas keamanan menelan korban termuda sejauh ini.

Junta militer tidak menanggapi permintaan komentar mengenai peristiwa tersebut. Saat ini unjuk rasa kerap berakhir dengan aksi kejar-mengejar mematikan antara aktivis pro demokrasi dengan tentara. Para aktivis pun mengganti taktiknya dengan menggelar aksi hening.

"Tidak keluar rumah, tidak ada toko yang buka, tidak bekerja, semuanya tutup, hanya untuk satu hari," kata ilustrator dan aktivis, Nobel Aung, Rabu (24/3).

Baca Juga:Kudeta Myanmar: Aksi Protes Massa Gagal Raih Solidaritas Global

Berdasarkan unggahan di media sosial banyak usaha mulai dari jasa angkutan hingga apotik akan tutup.

Kudeta 1 Februari telah memicu kecaman masyarakat internasional karena tidak hanya memperlambat transisi Myanmar menuju negara demokrasi tapi militer juga menggunakan kekerasan mematikan untuk membungkam oposisi.

Militer berusaha membenarkan kudeta dengan mengklaim pemilu yang dimenangkan partai National League for Democracy (NLD) November 2020 lalu diwarnai kecurangan.

Komisi pemilihan umum sudah membantah klaim tersebut. Militer menahan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan pemimpin-pemimpin NDL lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini