alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kerumunan Massa di NTT, Rocky Gerung Bilang Jokowi Bisa Minta Maaf, Tapi...

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:21 WIB

Kerumunan Massa di NTT, Rocky Gerung Bilang Jokowi Bisa Minta Maaf, Tapi...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) luncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko seri Gerakan vaksinasi Covid-19. (Foto dok. Sekretariat Presiden)

Apabila Presiden Jokowi meminta maaf, menurut Rocky Gerung ada sejumlah konsekuensi yang harus dipenuhi yakni Habib Rizieq harus dilepaskan dari penjara.

SuaraBali.id - Rocky Gerung menilai Jokowi bisa minta maaf karena kerumunan massa di NTT diduga langgar protokol kesehatan. Kata Rocky Gerung, maaf bisa diucapkan Jokowi jika Jokowi tidak arogan.

Apabila Presiden Jokowi meminta maaf, menurut Rocky Gerung ada sejumlah konsekuensi yang harus dipenuhi yakni Habib Rizieq harus dilepaskan dari penjara.

"Gak ada yang terlambat kalau gak ada arogansi. Keterlambatan itu disebabkan oleh arogansi, karena dianggap konsekuensinya panjang. Kalau minta maaf berarti kalah, padahal Jokowi pernah bilang negara gak boleh kalah," ungkap Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com dari tayangan dalam kanal YouTube miliknya, pada Jumat (26/2/2021)

"Orang ingat lagi kan negara gak boleh kalah, makanya presiden ga jelas. Kan boleh minta maaf meskipun bikin salah gitu. Negara harus benar mululu. Presiden harus terus menerus tidak boleh disalahkan," sambungnya.

Baca Juga: Ikut Komentari dr Tirta, Rizal Ramli Akui Sempat Kagum

"Kalau presiden minta maf berarti harus dilepaskan dari penjara," tegas Rocky Gerung.

Rocky Gerung menyatakan hal itu saat mengomentari pernyataan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas terkait proses kepolisian merampungkan masalah kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Perlu diketahui, Anwar Abbas mencontohkan kasus pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini.

Anwar Abbas mengungkit hukuman bagi keduanya. Kata dia, seharusnya secara logika hukum harus ditegakkan. Apabila Habib Rizieq dipenjara, maka Presiden Jokowi pun harus demikian.

Meski begitu, Anwar Abbas menuturkan bahwa sebaiknya Habib Rizeiq dan Presiden Jokowi dikenai hukum denda saja.

Baca Juga: Momen Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Diabadikan Dalam Prangko

Menyoroti hal itu, Rocky Gerung menegaskan bahwa masalahnya tak main-main dan harus mendapatkan perhatian dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait