Rampas Paksa Mobil Ibu Hamil, Dua Debt Collector Bernasib Pilu

Penyitaan harus seizin pemilik atau berdasar keputusan pengadilan yang sah.

Husna Rahmayunita
Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:38 WIB
Rampas Paksa Mobil Ibu Hamil, Dua Debt Collector Bernasib Pilu
Ilustrasi penangkapan

SuaraBali.id - Polisi mengamankan dua penagih utang (debt collector) yang merampas paksa mobil dari seorang ibu hamil.

Keduanya nekat melakukan tindakan tersebut, lantaran korban sudah hampir setahun menunggak cicilan pembayaran.

Inisial kedua pelaku yakni LE dan NV. Mereka kini terancam hukuman penjara.

Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), perampasan mobil terjadi di Jalan Bung Karno, Mataram.

Baca Juga:Viral Sebulan Tak Ada Kabar, Rumah Dicorat-coret Debt Collector

Saat itu korban baru saja menyelesaikan pembayaran cicilan mobil ke salah satu finance. Setelah itu kedua pelaku menghadang korban, yang katanya atas perintah finance.

Alasannya, korban sudah menunggak setoran cicilan mobil. Korban tidak bisa membayar dan mobilnya dibawa oleh pelaku.

"Sempat ada negosiasi sebenarnya dari korban yang sedang hamil. Sempat ada ancaman dengan nada tinggi," ungkap Kasat Reskrim AKP Kadek Adi Budi Astawa.

Lantaran merasa terancam, lanjut Kade, korban pun meenyerahkan kunci mobilnya kepada kedua pelaku.

Korban lantas melapor ke kantor polisi dan langsung ditindaklanjuti. Dari pemeriksaan dokumen yang ada, penyerahan mobil tidak dilakukan dengan sukarela oleh korban.

Baca Juga:Drainase Selokan Mataram Amblas, Limpasan Air Masuk ke Jalan dan Sawah

"Di kasus ini, korban memang ada tunggakan kurang dari setahun," sambung Kadek.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini