VIRAL Tukang Bubur Fasih Bahasa Jepang, Jalan Hidupnya Bikin Bangga

Pekerjaan ini telah ia jalani kurang lebih dua tahun terakhir.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 25 September 2020 | 17:26 WIB
VIRAL Tukang Bubur Fasih Bahasa Jepang, Jalan Hidupnya Bikin Bangga
Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)

SuaraBali.id - Sosok Faiz Tosal mendadak viral karena fasih bahasa Jepang. Faiz Tosal ini bukan pengusaha atau mahasiswa, tapi dia tukang bubur.

Aksi bicara Jepang Faiz Tosal terekam dalam instagram @nexs.japanesecenter.

Faiz Tosal ini biasa berjualan di Jalan Kranggan, Surabaya. Tepatnya depan toko sepatu BATA. Tepatnya dekat Pasar Blauran.

Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)
Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)

"Apa kabar bahasa jepang kalian? Dapat kiriman dari salah satu kawan mimin, ‘Tadi waktu mau ke BG junction aku jalan lurus arah jalan kranggan depan toko BATA orangnya jual bubur’. Informasi apa yang bisa kalian dapat dari yang disampikan bapak ini?” tulis akun @nexs.japanesecenter.

Baca Juga:Gagal Masak Bubur Kacang Hijau, Bahannya Terlanjur Jadi Begini

Faiz Tosal bercerita sampai bisa bahasa Jepang. Dia belajar bahasa Jepang ketika tinggal di Bali.

Tak hanya belajar bahasa Jepang, ia juga mempelajari bahasa Inggris selama tinggal di Pulau Dewata itu.

Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)
Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)

“Dulu meantau ke Bali ikut orangtua. Secara enggak sengaja nyangkut di Pantai Kuta. Alhamdulillah, sampai di sana belajarnya bahasa Inggris. Kemudian mempelajari lagi bahasa Jepang,” ujar kata Faiz Tosal.

Faiz mempelajari bahasa secara otodidak.

Kebetulan saat tinggal di Bali banyak teman-teman Faiz yang membantu mengajarinya.

Baca Juga:Niat Bikin Bubur, Penampakan Kacang Hijau Ini Malah Bikin Terkejut

Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)
Faiz Tosal, tukang bubur bisa bahasa Jepang (@nexs.japanesecenter)

"Orang-orang lokal. Insya Allah, orang-orang sekitar sana bisa semua," kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak