Muhammad Yunus
Senin, 27 Juli 2026 | 16:07 WIB
Sejumlah polisi berjaga di lokasi pembongkaran makam di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (27/7) [SuaraBali.id/Dafi]
Baca 10 detik
  • Polisi membongkar makam KD di Buleleng pada Senin untuk melengkapi penyidikan kasus pengeroyokan.
  • Lima orang ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya KD akibat dihakimi massa karena mencuri ayam.
  • Korban KD merupakan kepala keluarga kurang mampu dan penerima bantuan sosial dari pemerintah kabupaten.

Ia menyatakan, bahwa korban KD adalah tulang punggung keluarga dan selama ini bekerja serabutan.

Sementara, istrinya adalah pengerajin anyaman tradisional di desanya dan memasok kerajinan anyaman ke seorang pengusaha di desanya.

"Istrinya hanya bekerja serabutan, tidak punya pekerjaan tetap. Dia, hanya serabutan jadi tukang anyaman tradisional. Sehingga, sangat kehilangan sebagai tulang punggungnya, suaminya sudah tidak ada lagi," ujarnya.

"Jadi kalau di Desa Sidetapa dan desa di atas sekitarnya, ada pengusaha sekitar sana anyaman. Dia (bikin) kerajinan anyaman tempat nasi dan lain sebagainya," lanjutnya.

Ia menerangkan, selama ini korban KD dan keluarganya adalah sebagai penerima bansos dari Pemkab Kabupaten Buleleng.

Kontributor : M Dafi

Load More