Muhammad Yunus
Selasa, 17 Februari 2026 | 12:15 WIB
Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Salat Tarawih adalah salat sunah khusus Ramadan yang dilaksanakan setelah Isya, pernah dihentikan, lalu dihidupkan lagi oleh Umar bin Khattab.
  • Persiapan utama sebelum melaksanakan Salat Tarawih meliputi meluruskan niat, memahami keutamaannya, serta menjaga kondisi fisik tetap prima.
  • Umat perlu memahami tata cara pelaksanaan Tarawih karena Rasulullah tidak membatasi jumlah rakaatnya secara tegas untuk memudahkan.

SuaraBali.id - Umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Selain berpuasa selama 1 bulan, umat Islam juga disunahkan melakukan Salat Tarawih.

Apa itu Salat Tarawih? Salat Tarawih adalah salat sunah yang dilakukan khusus hanya pada Bulan Ramadan.

Waktu pelaksanaan salat ini adalah selepas salat Isya’ dan bisanya dilakukan secara berjamaah di Masjid.

Pada masa Nabi Muhammad SAW, salat Tarawih hanya dilakukan tiga atau empat kali saja, tanpa ada keterangan jumlah rakaatnya.

Salat Tarawih ini sempat dihentikan karena ada kekhawatiran bahwa hal ini diwajibkan.

Kemudian pada zaman khalifah Umar bin Khattab, salat tarawih dihidupkan kembali dengan berjamaah sebanyak 20 rakaat dan dilanjutkan salat witir.

Sejak saat itulah, umat Islam di seluruh dunia menjalankan salah tarawih setiap bulan Ramadan dengan jumlah rakaat sebanyak 20.

Sebelum memantapkan hati untuk melaksanakan salah satu sunah saat bulan Ramadan ini, alangkah lebih baik memahami apa saja yang perlu dipersiapkan.

Berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan saat Salat Tarawih:

Baca Juga: Warga Mataram Gotong Royong Cuci Karpet Masjid Pakai Cara Ini

1. Memperbaiki Niat

Ibadah saat bulan Ramadan, adalah ibadah yang paling din'antikan oleh seluruh umat Islam di dunia.

Pasalnya, saat di bulan suci ini, semua nilai pahalanya akan dilipatgandakan.

Karena menjalani ibadah di bulan yang Istimewa, maka dari itu Langkah pertama haruslah meluruskan niat dan memperbaikinya.

Pasalnya, niat menjadi pondasi utama dalam setiap ibadah.

Tanamkan niat dalam hati bahwa salat tarawih dilakukan untuk mencari Ridha Allah SWT dan mengharap ampunan-Nya.

2. Pahami Keutamaan Salat Tarawih

Setelah memperbaiki niat dalam hati, ketahuilah keutamaan dalam menjalan salat tarawih.

Para Ulama menjelaskan bahwa salat tarawih termasuk qiyamullail yang sangat dianjurkan.

Keutamaan salat tarawih sudah tidak diragukan lagi. Diantaranya yakni diampuni semua dosa yang telah lalu, dan mendapatkan pahala beribadah satu malam penuh.

3. Pahami Tata Cara Pelaksanaannya

Sebelum melakukan salat tarawih, sebaiknya juga memahami tata cara pelaksanaannya.

Selama ini, jumlah rakaatnya masih terus diperselisihkan para ulama.

Meski demikian, Rasulullah SAW tidak pernah membatasi secara tegas mengenai jumlah rakaat, sehingga umat Islam memiliki keluasan dalam pelaksanaannya, pasalnya Islam adalah agama yang memudahkan.

4. Jaga Pola Istirahat

Salat Tarawih dilakukan selepas salat Isya’, sehingga dipastikan bahwa salat tersebut dilakukan malam hari.

Dengan begitu, kondisi fisik harus benar-benar dipastikan prima, agar ibadah yang dilakukan juga lancar tanpa gangguan.

Mulai saat ini atur pola istirahat dengan mengurangi begadang, dan menjaga asupan makanan.

5. Pastikan Alat Ibadah Bersih

Selain menyiapkan fisik, perlengkapan ibadah yang hendak digunakan juga harus dipastikan dalam keadaan bersih.

Mulai dari mukenah, sarung, baju koko, sajadah, maupun peci kain harus dipastikan benar-benar bersih.

Mengingat salat tarawih dilakukan selama 1 bulan, minimal 3-7 hari sekali juga harus mengganti perlengkapan ibadah tersebut, agar kebersihannya tetap terjaga.

Hal ini untuk meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Itulah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan salat Tarawih, agar ibadah lebih maksimal dan terasa natural.

Kontributor : Kanita

Load More