Muhammad Yunus
Rabu, 04 Februari 2026 | 05:31 WIB
Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI Kurikulum Merdeka Bab 2 membahas mengenai Allah SWT Maha Segalanya [Suara.com/buku.kemendikdasmen.go.id]
Baca 10 detik
  • Bab 2 Pendidikan Agama Islam Kelas VI Kurikulum Merdeka membahas konsep Allah SWT Maha Segalanya dan Asmaulhusna.
  • Artikel ini menyajikan kunci jawaban soal Uji Capaian Pembelajaran Bab 2 halaman 43 buku siswa.
  • Jawaban soal mencakup arti Al-Gaffar (menutup), Al-'Afuw (menghapus), dan pengamalan Al-Samad.

SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI Kurikulum Merdeka Bab 2 membahas mengenai Allah SWT Maha Segalanya.

Melansir dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (2022) karya Nazirwan dan Kholili Abdullah, dalam Bab tersebut siswa diharapkan mampu menjelaskan arti, menulis dan melafalkan Asmaulhusna.

Pada halaman 43 terdapat soal Uji Capaian Pembelajaran Bab 2 yang berisi pilihan ganda serta Uraian. Berikut kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Halaman 43.

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Halaman 43

A. Berilah tanda silang (x) pada huruf A, B, C, atau D untuk jawaban yang paling benar!

1. Al-Gaffar akar katanya berasal dari kata gafara yang bermakna ….

A. menutup

B. menatap

C. menitip

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas VIII Halaman 153: Postingan Menyelamatkan Planet

D. menata

Jawaban: A. menutup

2. Al-‘Afuw merupakan akar dari kata ‘afuw yang artinya …

A. menghampas

B. menghapus

C. menyayangi

D. mengawasi

Jawaban: B. menghapus

3. Allah Swt. tempat menggantungkan semua harapan makhluk, ini bukti bahwa Allah Swt. memiliki sifat …

A. al-Sabiqu

B. al-Salihu

C. al-Samadu

D. al-Ghafuru

Jawaban: C. al-Samadu

4. Al-Wahid hampir sama dengan Al-Ahad. Al-Ahad yang artinya Maha Esa. Sedangkan, al-Wahid artinya Allah Maha ….

A. Tunggal

B. Sayang

C. Satu

D. Penentu

Jawaban: A. Tunggal

5. Yang termasuk ciri orang meyakini keesaan Allah Swt. ….

A. Selalu mengucapkan Lailahaillallah

B. berniat untuk taubat nasuha

C. menjaga silaturahmi dengan keluarga

D. meminta penjelasan dari sumber berita

Jawaban: A. Selalu mengucapkan Lailahaillallah

6. Sikap yang mengamalkan al-Afuw adalah ….

A. tidak menyimpan barang orang lain

B. menghindar dari urusan orang lain

C. membuang rasa dendam

D. fokus belajar untuk mencapai cita - cita

Jawaban: C. membuang rasa dendam

7. Aku akan beriman dan bergantung sepenuhnya hanya kepada Allah.

Pernyataan di atas menunjukkan sikap pengamalan …

A. al-Gaffar

B. al-‘Afuw

C. al-Samad

D. al-Wahid

Jawaban: C. al-Samad

8. Perbuatan yang termasuk tabayyun adalah ….

A. menyebarkan informasi yang diterima agar cepat diketahui orang

B. mengirim pesan singkat kepada keluarga yang berjauhan

C. meminta penjelasan tentang Pelajaran yang belum dipahami

D. menelusuri kebenaran berita dengan mencari sumbernya

Jawaban: D. menelusuri kebenaran berita dengan mencari sumbernya

9. Ketika menerima informasi tentang perilaku buruk si-A, informasi itu tidak saya sebarkan kepada orang lain.

Pernyataan di atas menunjukkan sikap ….

A. al-Gaffar

B. al-‘Afuw

C. al-Samad

D. al-Wahid

Jawaban: A. al-Gaffar

10. Informasi dari ketua kelas bahwa besok ulangan PAI. Sedangkan, informasi dari teman-teman ulangan Matematika. Dua informasi yang berbeda, membingungkan. Saya harus bertabayyun kepada ….

A. ketua kelas dan teman

B. guru PAI dan guru kelas

C. kepala sekolah dan guru kelas

D. guru PAI dan ketua kelas

Jawaban: B. guru PAI dan guru kelas

B. Kerjakan tugas-tugas di bawah ini!

1. Bagaimana kita mengamalkan al-Gaffar dalam kehidupan di sekolah?

Jawaban:

Menutup aib atau kesalahan orang lain agar tidak menyebar.

2. Tulislah contoh pengamalan al-Afuw di rumah!

Jawaban:

Orangtua menghapus semua kesalahan anak-anaknya.

3. Bagaimana cara mengamalkan al-Samad?

Jawaban:

Belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh agar menjadi orang yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi Masyarakat.

4. Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan?

Jawaban:

Kita harus bertabayyun ketika menerima informasi karena supaya tidak terjadi fitnah.

Kontributor : Kanita

Load More