Muhammad Yunus
Kamis, 29 Januari 2026 | 12:14 WIB
Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika [Suara.com/Tangkapan layar instagram VR46]
Baca 10 detik
  • Valentino Rossi mengunjungi Sirkuit Mandalika untuk melatih 10 pembalap muda Indonesia terpilih.
  • Pembinaan ini mencakup teknik balap, pemahaman mesin, penguatan mental, serta pelatihan non-teknis sesuai standar VR46 Academy.
  • Program ini melibatkan mekanik muda dari SMK binaan Pertamina untuk pelatihan standar kerja mekanik balap profesional.

SuaraBali.id - Pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi akhirnya berkunjung ke Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah (Loteng) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (27/1/2026).

Akan tetapi, kunjungan tersebut bukan dalam rangka melakukan balapan. Melainkan memberikan pembinaan terhadap 10 pembalap muda Indonesia terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS) oleh VR46 Riders Academy.

Dalam unggahan Instagram pribadinya @valeyyellow46, Rossi menyampaikan cuaca yang tengah hujan di Mandalika.

"Rainy day in Mandalika," tulisnya.

Sementara itu, Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, mengatakan, kehadiran Rossi dengan timnya dalam rangka memberikan pembinaan terhadap 10 pembalap muda Indonesia.

Sepuluh pembalap ini diambil berdasarkan hasil penilaian melalui proses seleksi bersama PT Pertamina Lubricants dan Manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan teknik balap, pemahaman mesin dan spesifikasi kendaraan, penguatan mental kompetisi.

Selain itu, mendapatkan kesempatan berlatih langsung bersama pembalap jebolan VR46 Riders Academy dan tim mekanik berpengalaman.

Program ini juga dilengkapi pembekalan non-teknis yang relevan dengan industri motorsport modern.

Baca Juga: 6 Event Ramaikan Sirkuit Mandalika Sepanjang Tahun 2026

Seperti pelatihan public speaking dan pemahaman digital marketing, yang dirancang mengikuti standar pembinaan profesional VR46 Riders Academy.

“Pembinaan balap tidak hanya fokus soal kecepatan, tetapi juga proses menciptakan talenta pembalap dan mekanik yang memiliki pemahaman teknis serta mental bertanding yang matang," katanya melalui keterangan resmi.

Setyo menjelaskan, pembinaan itu dilakukan sebagai upaya Pertamina untuk mengenalkan pola balapan bertaraf internasional seperti MotoGP.

Dengan begitu, anak muda Indonesia dapat belajar secara langsung dengan riders dan mekaniknya.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan standar pembinaan balap motor dunia agar dapat diakses dan dipelajari langsung oleh talenta Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan dampak program, Pertamina Lubricants turut melibatkan sebanyak 10 mekanik muda dari berbagai SMK binaan CSR PT Pertamina Lubricants untuk mengikuti pelatihan tim mekanik VR46 Racing Team.

Load More