- BAB 2 Kurikulum Merdeka Kelas XI membahas dampak Kecerdasan Artifisial terhadap efisiensi penyelesaian pekerjaan sehari-hari.
- Siswa menganalisis sepuluh aplikasi berbasis KA seperti Halodoc dan Netflix berdasarkan tujuan, kelebihan, serta kekurangannya.
- Analisis tersebut membandingkan keunggulan kecepatan aplikasi KA dengan keterbatasan spesifik jika dibandingkan dengan kemampuan manusia.
SuaraBali.id - Dalam mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI Kurikulum Merdeka BAB 2 membahas mengenai Dampak Kecerdasan Artifisial (KA) terhadap Ketenagakerjaan.
Melansir dari buku Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas XI (2025) karya Ibnu Indarwati, Marwondo dan Muhammad Faisal dalam BAB tersebut.
Siswa mempelajari bahwa teknologi KA ini membuat suatu pekerjaan dapat diselesaikan secara cepat dan efisien.
Namun, apakah dampak KA terhadap dunia kerja dimasa yang akan datang? Pada halaman 32, siswa disajikan tabel mengenai aplikasi berbasis KA.
Siswa diharapkan dapat bereksplorasi untuk menemukan tujuan, kelebihan hingga kekurangan aplikasi tersebut jika dibandingkan dengan kemampuan manusia.
Berikut kunci jawaban Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI Halaman 32.
Kunci Jawaban Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI Halaman 32
Mari Eksplorasi “Detektif KA”
Tugasmu dalam aktivitas ini adalah mencari informasi dari berbagai jenis aplikasi yang menerapkan teknologi KA yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas VI Halaman 27: 'Little Red Hen'
Selanjutnya, kamu akan menganalisis berbagai aplikasi berbasis Kecerdasan Artifisial tersebut untuk menemukan tujuan pembuatannya.
Lalu, telusuri kelebihan dan kekurangannya dibandingkan dengan kemampuan manusia.
1. Aplikasi: Halodoc
Tujuan Pembuatan: Konsultasi dokter daring dan diagnosis awal
Kelebihan: Kecepatan Mengelola data gejala dan rekomendasi dokter
Kekurangan: Terbatas diagnosis dan perlu pemeriksaan secara fisik
2. Aplikasi: Instagram
Tujuan Pembuatan: Media sosial berbagi konten
Kelebihan: Rekomendasi konten cepat dan memahami minat pengguna dilengkapi dengan filter wajah yang presisi
Kekurangan: Kurang sensitif terhadap konten tidak pantas
3. Aplikasi: Netflix
Tujuan Pembuatan: Platform streaming dengan rekomendasi konten personal
Kelebihan: Menganalisis Riwayat tontonan pengguna
Kekurangan: Tidak dapat memilih film berdasarkan mood pengguna
4. Aplikasi: Tokopedia
Tujuan Pembuatan: Marketplace belanja daring
Kelebihan: Rekomendasi belanja lebih cepat dibandingkan sales manusia
Kekurangan: Kurang memahami keluhan pelanggan yang kompleks
5. Aplikasi: TikTok
Tujuan Pembuatan: Platform konten dengan rekomendasi minat pengguna
Kelebihan: Algoritma FYP sangat akurat memprediksi minat
Kekurangan: Tidak dapat menilai kualitas konten secara seni dan kreativitas
6. Aplikasi: Spotify
Tujuan Pembuatan: Personalisasi playlist musik
Kelebihan: Playlist berdasarkan preferensi musikal
Kekurangan: Tidak dapat merasakan emosi seperti manusia
7. Aplikasi: ChatGPT
Tujuan Pembuatan: Generate teks dan memecahkan permasalahan
Kelebihan: Dapat menghasilkan ide/terjemahan dalam waktu singkat
Kekurangan: Tidak memiliki kedalaman pemahaman (hanya generate kata)
8. Aplikasi: Google Maps
Tujuan Pembuatan: Navigasi dan rekomendasi rute perjalanan
Kelebihan: Memproses data lalu lintas yang real time dan perhitungan estimasi waktu perjalanan
Kekurangan: Tidak dapat memberikan saran rute seperti pengalaman warga lokal
9. Aplikasi: Google Lens
Tujuan Pembuatan: Mencari informasi gambar/objek
Kelebihan: Dapat mengenali objek dengan cepat
Kekurangan: Membutuhkan koneksi internet
10. Aplikasi: Grammarly
Tujuan Pembuatan: Koreksi tata Bahasa dan gaya penulisan
Kelebihan: Mendeteksi gramatikal lebih cepat dari manusia
Kekurangan: Kurang memahami penulisan kreatif, seperti puisi atau syair
Kunci Jawaban Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI Halaman 32 Kurikulum Merdeka di atas dapat dijadikan panduan untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali