SuaraBali.id - Bali United akan kembali menghadapi Stallion Laguna FC di pertandingan grup G AFC Cup 2023/24.
Adapun laga pekan ke-5 ini akan berlangsung pukul 20.00 WITA di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Kali ini Serdadu Tridatu akan bermain di kandang dan menjadi pertemuan kedua setelah sebelumnya asuhan Steffano Cugurra (Teco) ini sukses pecundangi Stallion Laguna FC.
Pada pertemuan sebelumnya Bali United sukses menang 2-5 atas tuan rumah Stallion Laguna FC di Filipina.
Meski menghadapi tantangan rumput sintetis dan cuaca yang panas, perjuangan memulai kompetisi Asia tersebut ditutup dengan hasil manis.
Namun demikian kali ini sang pelatih Bali United, Stefano Cugurra menyebutkan bila skuad asuhannya tidak ingin fokus pada hasil kali lalu karena ia Yakini lawannya itu berbenah dan menjadi tim yang patut diperhitungkan.
“Kami punya persiapan yang bagus saat itu dalam mempersiapkan tim bermain di rumput sintetis. Kami sukses bisa menang 2-5 di kandang mereka. Tapi kami tahu Stallion Laguna juga sudah berbenah dan kami harus antisipasi itu. Kami harus tetap fokus dan punya konsentrasi bagus di pertandingan agar bisa tetap meraih hasil positif atas mereka,” jelas Coach Teco dilansir laman resmi klub.
Bali United saat ini menghuni peringkat ke-3 di papan klasemen setelah mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Sementara Stallion Laguna FC hanya memiliki satu hasil imbang dari tiga laga lain tanpa kemenangan.
Baca Juga: Tekad Teco Antarkan Bali United Untuk Menang Melawan Stallion Laguna FC Besok
Sehingga mereka baru memperoleh satu poin dari 4 pertandingan yang dijalankan di grup G AFC Cup 2023/24 tersebut.
Peluang Bali United untuk lolos grup G ke fase berikutnya masih terbuka lebar.
Dua laga sisa di fase grup ini harus mampu dimenangkan dengan catatan dua grup lainnya mengalami kekalahan untuk bisa meraih posisi kedua terbaik.
Jika Bali United bisa meraih kemenangan atas Stallion Laguna dan menuntaskan laga grup G terakhir di laga tandang atas Terengganu FC, maka Serdadu Tridatu memperoleh total 10 poin sebagai modal meraih posisi kedua terbaik di grup G.
Skema gambaran itu harus didukung pula dengan hasil Terengganu FC yang bertandang ke markas Central Coast Mariners pekan ini dengan hasil minor.
Sehingga laga pekan depan berjumpa Terengganu FC menjadi laga pamungkas agar Bali United sukses mengoleksi 10 poin di sisa dua laga grup G AFC Cup musim ini.
Berita Terkait
-
Hasil Drawing League Cup 2026/2027, Persib Tak Ikut Fase Grup, Persija Melawan PSMS
-
Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun