Pemain keturunan di Timnas Indonesia U-17, Maouri Simon. (PSSI)
3. Maouri Simon
Namanya masih terlalu asing, pemain keturunan Indonesia berdarah Prancis dari sang ayah dan ibu berasal dari Indonesia.
Lahir di Denpasar pada 6 November 2006, Maouri Ananada Tves Ramli Simon juga tercatat sebagai salah satu pemain Bali United dan jadi pilihan Frank Wormuth.
Frank Wormuth selaku pembantu Bima Sakti dalam membangun Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023.
Kontributor: Eko
Tag
Berita Terkait
-
Iqbal Gwijangge Ungkap Pesan Bima Sakti Selama Training Center di Jerman
-
Pemain Keturunan Indonesia Main di Liga Champions, Raih Hasil Positif Tahan Imbang Galatasaray
-
TC di Jerman, Kapten Timnas Indonesia U-17 Beberkan Pesan yang Ditekankan Bima Sakti
-
3 Pemain Keturunan yang Diboyong Bima Sakti untuk TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman
-
Tak Hanya Satu, Timnas Indonesia U-17 Miliki 3 Pemain Keturunan Sekaligus!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida