SuaraBali.id - Operasi pekat (razia) di semua cafe di wilayah Kota Praya digelar anggota Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang bulan Ramadhan 2023.
Menurut Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah dalam operasi pekat 2023 tersebut berhasil diamankan beberapa pemuda yang diduga melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat.
"Dari hasil razia yang digelar tadi malam, anggota mengamankan delapan orang wanita dan 20 pria serta sembilan sepeda motor tanpa identitas dalam operasi pekat di cafe di Kecamatan Praya," katanya.
Operasi pekat tersebut juga memeriksaan surat izin dari lokasi, memeriksa identitas para pengunjung beserta barang bawaannya.
"Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap kamar-kamar yang ada di lokasi," katanya.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu buah bungkus kondom dan satu buah bungkus tisu Magic di kamar salah satu karyawan warung.
Selain itu juga diamankan 8 wanita dan 20 pria serta 9 sepeda motor tanpa identitas.
"Anggota juga menyita kondom," katanya.
Dengan adanya temuan barang bukti tersebut, anggota juga mengamankan pemilik warung inisial H dengan para pengunjung ke Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kita melakukan ini sebagai tindak lanjut aduan masyarakat," katanya.
Selain itu, kegiatan ini untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat serta dalam rangka menyambut hari raya Nyepi dan datangnya bulan suci Ramadhan.
"Ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Lombok Tengah menjelang bulan Ramadhan 2023," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan
-
Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom
-
Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat
-
Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah
-
Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG