SuaraBali.id - Masyarakat di Bali diingatkan akan potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Bali pada 11–12 Februari 2023 atau hari ini dan besok.
Peringatan ini disampaikan ole Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam informasi prakiraan cuaca.
Ia juga memprakirakan sebagian besar wilayah Bali turun hujan ringan sampai dengan lebat, yang dapat disertai kilat/petir.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho dalam siaran tertulis menambahkan angin kencang kecepatan 4–40 kilometer per jam juga diperkirakan bertiup dari arah barat ke barat laut pada 10–12 Februari 2023.
Cahyo mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak dari cuaca ekstrem.
“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem, seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan kilat/petir,” kata Cahyo Nugroho.
Ia menambahkan hujan sedang sampai dengan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi turun di Buleleng, Karangasem, Bangli, Jembrana, Gianyar, Badung, Denpasar, Klungkung, dan Tabanan pada 11–12 Februari 2023.
Sementara untuk tempat-tempat wisata, seperti di Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, Sanur, Ubud, Bedugul, dan Besakih, BMKG juga memprakirakan turun hujan pada 11-12 Februari 2023.
Di Sanur dan Besakih, BMKG memprakirakan ada potensi hujan disertai kilat/petir pada siang dan malam hari.
Baca Juga: Keluarga di Bali Menyaksikan Penguburan Jenazah Korban Gempa Turki Via Video
Dalam informasi prakiraan cuaca yang sama, BMKG juga mengimbau masyarakat terutama nelayan, pelaku kegiatan usaha bahari, dan mereka yang beraktivitas di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi gelombang laut tinggi terutama di perairan selatan Bali pada 10–12 Februari 2023.
“Tinggi gelombang laut di perairan utara Bali diperkirakan berkisar antara 0,25–1,5 meter, perairan selatan Bali 1–2,5 meter, Selat Bali 1–2 meter, dan di Selat Lombok 1–2 meter,” kata Cahyo Nugroho.
Sementara di tempat-tempat wisata seperti di Nusa Dua, Sanur, Tanah Lot, dan Kuta, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,5--1,5 meter pada 11--12 Februari 2023. (ANTARA)
Berita Terkait
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak