SuaraBali.id - Kecelakaan terjadi di Apple Store di Hingham, Massachusetts awal pekan ini. Momen kecelakaan yang mencekam tersebut mengakibatkan belasan orang terluka dengan satu orang meninggal dunia.
Sebuah Toyota 4Runner hitam melaju melalui depan lokasi gerai yang tengah ramai dikunjungi pembeli di Derby Street Shops 20 mil tenggara Boston sekaligus menabrak Apple Store di Massachusetts.
"Kami sangat terpukul oleh peristiwa mengejutkan di Apple Derby Street hari ini dan kehilangan tragis seorang profesional yang berada di lokasi mendukung pembangunan baru-baru ini di toko. Hati kami tertuju kepada anggota tim dan pelanggan kami yang terluka dan semua yang terkena dampak insiden mengerikan ini," kata pihak Apple dilansir dari Phone Arena.
Kecelakaan ini menewaskan satu orang, melukai 19 orang. Kendaraan itu memasuki toko dengan kecepatan tinggi yang menewaskan Kevin Bradley yang berusia 65 tahun.
Baca Juga: Absen Sidang Cerai Tapi Asyik Liburan di Bali, Reza Arap Diserbu Warganet
Melansir hitekno.com-jaringan Suara.com, di antara 19 orang yang terluka, terdapat korban yang menderita trauma kepala dan beberapa anggota tubuh hancur yang berisiko harus menghadapi amputasi.
Rumah Sakit South Shore mencatat 17 orang yang terluka. Dua orang lainnya dari mereka yang terluka awalnya dikirim ke South Shore tetapi dipindahkan ke rumah sakit daerah Boston.
Jaksa Distrik Plymouth County Tim Cruz memberikan penjelasan sederhana tentang insiden itu ketika dia mengatakan bahwa sebuah SUV berwarna gelap, yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menerjang jendela toko lalu menabrak orang.
Dr. Christopher Burns dari South Shore Hospital mengatakan, "Kami memiliki banyak pasien dengan cedera yang mengancam jiwa dan mengancam anggota tubuh."
Dalam rilis berita, DA mengatakan, "Responden pertama menemukan rekan kerja dan pengamat lain memberikan pertolongan pertama kepada banyak korban yang membutuhkan perawatan segera."
Baca Juga: Mangkir Sidang Cerai, Reza Arap Berlibur Dengan Pengusaha Cendana di Bali
Cruz juga menangkap kekacauan dan keterkejutan di tempat kejadian ketika dia berkata, "Pagi ini adalah pagi yang tidak terpikirkan dan orang-orang mencoba melewatinya dan memproses apa yang terjadi."
Berita Terkait
-
Bukan Indonesia, Tim Cook Lebih Pilih Resmikan Apple Store Pertama di Malaysia
-
Sempat Datangi Indonesia, Tim Cook Malah Buka Apple Store Pertama di Malaysia
-
Untung Rugi Apple Store Hadir di Indonesia: Bagus ke Konsumen, Ancam iBox-Digimap
-
Tim Cook Tiba di Jakarta, Pamer Makan Sate Ayam Bikin Heboh Warganet
-
Melihat Lebih Dekat Apple Vision Pro, Headset Gahar dengan Teknologi AR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak