SuaraBali.id - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan sapuan angin puting beliung di bibir pantai Kedonganan, Badung, Bali.
Angin puting beliung itu terlihat berputar nyaris melintasi café atau tempat makan seafood di Pantai Kedonganan. Kejadian dilaporkan terjadi pada, Senin (25/10/2022) sore.
Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @bali.terkini terlihat ombak di bibir pantai. Namun demikian terlihat penampakan putih yang berjalan di air.
Pusaran angin tersebut berjalan cepat dari air ke daratan. Semakin menuju daratan pusaran angin tersebut berwarna cokelat akibat pasir pantai.
Pengunjung pantai dan karyawan café tersebut pun tampak tercengang melihat fenomena tersebut.
Namun ada pula beberapa orang yang mengeluarkan ponsel seperti hendak memviralkan kejadian tersebut.
Hingga saat ini belum ada laporan terkait dampak angin puting beliung tersebut.
Angin puting beliung adalah angin kencang dengan gerakan berputar yang berasal dari awan kumulonimbus.
Angin puting beliung memiliki kecepatan lebih dari 64,4 km per jam dengan durasi atau waktu kerjadiannya 5 menit dan terjadi di wilayah yang tidak luas.
Baca Juga: Hujan Deras, Wilayah Denpasar Kembali Banjir Malam Ini Termasuk Bundaran Renon
Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, angin puting beliung adalah angin tornado berukuran kecil yang terjadi di Indonesia.
Bencana angin puting beliung sering terjadi di pada musim pancaroba, terutama pada siang dan sore hari. Hal ini terjadi akibat banyaknya pembentukan awan kumulonimbus.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun