SuaraBali.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai mitra merchant serta pengelolaan aplikasi wirausaha digital.
Majoo sendiri merupakan aplikasi wirausaha untuk mengelola bisnis. Majoo memungkinkan penggunaan mendapatkan solusi untuk semua jenis usaha mulai dari pengelolaan penjualan, pelanggan, pembayaran, inventori, keuangan, karyawan, sampai dengan pembiayaan usaha.
Hingga saat ini, Majoo telah memiliki merchant offline lebih dari 35 ribu merchant dan menghasilkan sales volume sebesar Rp1 trilliun setiap bulan.
Seperti diketahui, pengelolaan usaha, keuangan, penjualan para pelaku usaha harus terus ditingkatkan. BRI dan Majoo pun berkomitmen untuk membantu mitra merchant dalam rangka transformasi digital, khususnya di bidang pembayaran dan pengelolaan aplikasi wirausaha.
“Dengan adanya kerja sama ini, BRI dan Majoo dapat memberikan value added service kepada seluruh mitra merchant baik eksisting maupun merchant baru,” ungkap Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani.
Adapun kerja sama BRI dengan Majoo secara garis besar terbagi menjadi tiga. Pertama, integrasi QRIS Dynamic BRI yang dapat dimunculkan pada POS Majoo. Kedua, integrasi EDC Andorid BRI dan POS Majoo menggunakan jaringan wifi. Ketiga, inovasi penggunaan fitur POS majoo pada EDC Android BRI.
BRI dan Majoo, lanjutnya, mendukung transformasi digital merchant dalam bentuk Integrasi antara aplikasi POS majoo dan EDC BRI demi memudahkan user experience mitra merchant ketika melakukan input, order dan checkout. POS Majoo sendiri telah terhubung dengan pambayaran Kartu dan QRIS di EDC BRI.
Kerja sama ini diharapkan dapat membantu bisnis ritel tumbuh dan berkembang, dengan menyediakan fitur paling lengkap dan mudah untuk semua jenis usaha merchant. Sebagai informasi, secara nasional jumlah QRIS BRI telah mencapai lebih dari 2,7 juta merchant sampai dengan akhir Agustus 2022, serta aplikasi BRImo memiliki 20 juta pengguna aktif yang dapat melakukan pembayaran dengan berbasis QRIS.
Senada dengan Handayani, Founder dan CEO Majoo, Adi Wahyu Rahadi menyampaikan, pihaknya akan terus bertumbuh bersama pelaku usaha Indonesia lewat inovasi dan teknologi terkini.
“Majoo akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengusaha dari berbagai bidang bisnis,” ujar Adi.
Baca Juga: UMKM Serap 97% Tenaga Kerja dan Menyediakan 99% Lapangan Kerja di Indonesia
BRI dan Majoo optimistis dapat memaksimalkan potensi bisnis dengan implementasi kerja sama ini. Keduanya juga berkomitmen melakukan cross-selling bisnis merchant untuk membantu menaikan skala bisnis para pelaku usaha.
Targetnya, sales volume bisa meningkat 150% setiap bulan. Hal ini juga sebagai bentuk kemudahan bisnis, investasi, dan transformasi digital sehingga dapat berkontribusi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi Indonesia.
Berita Terkait
-
BRI Kolaborasi dengan Majoo Berikan Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia
-
Roadshow, BRI Sharing Knowledge Mengenai Digitalisasi Perbankan di 3 Universitas Terbaik
-
BFLP IT Menyasar Fresh Graduate untuk Kembangkan Potensi Terbaiknya di BRI Group
-
BRI Buka BRILian Future Leader Program IT bagi BRI, Bank Raya, dan BRI Finance
-
BRI Jalankan Rekrutmen untuk Dapatkan SDM Unggul Bidang IT dengan Hadirkan Program BFLP
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Akademisi: Liputan Investigasi Selamatkan Marwah Pesantren
-
Sopir Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Diduga Cabuli 4 Santriwati
-
Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya
-
Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar
-
Bukan Isu, 15 'Tuan Guru' di NTB Terseret Kasus Kekerasan Seksual Santri