Egrang adalah permainan tradisional yang melatih fokus dan keseimbangan. Beberapa daerah mengadakan lomba egrang untuk memeriahkan perayaan 17 Agustus. Egrang dibuat dari bambu atau kayu yang dibentuk menjadi tongkat. Ada tumpukan kayu untuk tumpuan kaki ketika berjalan diatas egrang. Lomba egrang biasanya diadakan di lapangan. Pemain perlu berlatih berdiri dan berjalan di atas tumpuan bambu. Umumnya kompetisi egrang menggunakan lapangan seluas 50 meter dan lebar lintasan 7,5 meter. Setiap pemain punya lintasan selebar 1,5 meter untuk berjalan.
7. Gobak Sodor
Gobak sodor juga bisa dimainkan minimal tiga orang atau lebih. Permainan ini juga bisa dilakukan bersama saat perlombaan 17 Agustus. Setiap kelompok bertugas menjaga kotak atau daerah dari kelompok lain. Pemain terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok penjaga dan penyerang. Permainan makin seru ketika kelompok penjaga berusaha menangkap kelompok penyerang. Jika kelompok penyerang bersentuhan dengan penjaga, maka pemain berganti sebagai penjaga.
Tag
Berita Terkait
-
Gasing Tengkorak: Permainan Terlarang yang Membuka Pintu Kematian
-
Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Menteri Arifah Fauzi Beri Dua Catatan Penting untuk PT KAI
-
Saat Gen Z Jogja Memilih Debu Lapangan daripada Scroll Tanpa Henti
-
Komunitas Bermain Yogyakarta: Ruang Rehat Gen Z dari Gempuran Dunia Maya
-
8 Film Perdana Tayang di Layar Kaca, Trans7 Siap Hadirkan Exhuma Hingga Badarawuhi
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR