SuaraBali.id - Setelah dikabarkan menghilang di Amerika Serikat, Marshanda dikabarkan harus membayar tagihan rumah sakit sebesar 24 ribu dolar AS atau sekira Rp 300 juta.
Hal ini imbas kelakuan teman-teman Marshanda, yakni S dan D yang menyebarkan berita bohong hingga dia dijebloskan di rumah sakit jiwa di Los Angeles selama 2 minggu.
Marhsanda mengaku sudah minta temannya bertanggung jawab. Tapi mereka menolak dengan berbagai alasan.
"Aku harus bayar 24 ribu dolar AS, ini semua perbuatan kalian, kalian harus bayar. Mereka bilang 'loh kok gitu, nggak bisa, kok kamu bisa dimasukkin hospital', Aku kayak, wah gila aku bener-bener marah sampai gemeteran," ujar Marshanda dikutip dari tayangan FYP Trans7, Selasa (9/8/2022).
Sadar tak bisa mengandalkan kedua temannya, Marshanda pun membayarnya sendiri, tapi dengan cara dicicil.
"Jadi semuanya itu nyaris Rp 300 juta dan aku masih nyicil sampai sekarang," kata Marshanda.
Mendengar hal tersebut, Raffi Ahmad sebagai host langsung menawarkan diri akan membantu Marshanda. Ia pun menjanjikan obrolan lebih lanjut di belakang panggung.
"Jadi sisanya berapa, Cha?" tanya Raffi Ahmad.
"Ya ada beberapa sih, aku harus liat catatannya," jawab Marshanda.
"Oke kalau gitu nanti aku yang bayar ya sisanya, nanti kita ngobrol di belakang," balas Raffi Ahmad.
Irfan Hakim selaku rekan host Raffi Ahmad di acara tersebut langsung beri penegasan. Dia menekankan hal tersebut tidak boleh dijadikan gimik tontonan.
"Iya beneran, kan Marshanda itu teman gue dari kecil dulu. Dia itu suka syuting sama gue dulu, beneran nanti aku yang bayar," kata Raffi Ahmad.
Sebelumnya, Marshanda memberikan pengakuan soal dijebloskan ke Rumah Sakit Jiwa di Los Angeles oleh petugas 911 setempat.
Temannya yang bernama Sheila mengira dirinya hilang lalu melaporkannya ke petugas 911. Padahal, Marshanda mengaku hanya main di pantai tanpa membawa ponsel.
Petugas 911 yang menemukan Marshanda di pantai lantas membawanya ke Rumah Sakit Jiwa karena mendapati ibu satu anak itu mengantongi obat penenang. Sementara diagnosis dokter yang dibawanya adalah ia mengidap tumor payudara.
Berita Terkait
-
Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran
-
Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI
-
Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki
-
Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz
-
Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Danantara melalui BRILink Agen Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Ke Pelosok Negeri
-
Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu
-
Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali
-
Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi