SuaraBali.id - Panggung sepak bola Indonesia kembali membawa kabar duka. Dalam pertandingan antara Persib vs Persebaya di Stadion GBLA, Jumat (17/6/2022) dua orang bobotoh dikabarkan meninggal dunia.
Di media sosial pun kabar meninggalnya dua bobotoh ini menjadi trending topic di twitter dengan tagar Bobotoh Berduka.
Berdasarkan infrmasi yang dikutip dari Suara Jabar, disebutkan bahwa dua bobotoh meninggal dunia setelah berdesak-desakan di pintu depan gerbang U dan V.
"Dari informasi yang dihimpun kejadian bermula saat para korban berdesak-desakan di luar depan di gerbang U dan V,"
Keduanya merupakan warga Bogor dan Cibaduyut. Korban pun dibawa ke RS Santika Asih, Kota Bandung.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen Persib dan aparat kepolisian.
Rencananya pada pagi ini, pihak kepolisian akan gelar konfrensi pers terkait insiden ini.
Berdasarkan unggahan tagar Bobotoh Berduka di media sosial, di salah satu tweet dari pengguna Twitter, ada akun yang mengaku bahwa salah satu korban merupakan saudaranya.
"Assalamuallaikum. Alhamdulillah saudara saya sudah ditemukan. Kondisi meninggal dunia, dia jd salah 1 korban bersama saya ketika chaos td. Minta doa dr semuanya semoga alm diberikan tempat yg semestinya dan di ampuni dosa dosa nya. Amiin allahuma amiin terima kasih semuanya," tulis akun @ehu***
Ada juga akun yang menginformasikan bahwa satu dari korban merupakan anggota Viking Bogor.
"Innalillahi wa innailaihi rojiuun, korban meninggal dari keluarga besar viking bogor atas nama Sopiana Yusup, anggota TNT @Boysternzorq minta doa kepada seluruh rekan-rekan bobotoh untuk almarhum, semoga amal ibadah, iman Islamnya diterima Allah S.W.T," tulis akun @OfficialVBogor
Selain tagar Bobotoh Berduka, sejumlah Bobotoh juga ramai membicarakan GBLA. Ada 3259 tweets tentang stadion yang menjadi tempat berlangsungnya pertandingan Persib vs Persebaya
Berita Terkait
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib
-
Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel