SuaraBali.id - 78 dari target 122 rumah subsidi di Karangsem, Bali sudah dibangun. Rumah ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Perumahan bersubsidi itu berlokasi di wilayah Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Karangasem, Bali. Hunian yang dikembangkan oleh PT. Reka Bumi Tohlangkir tersebut juga menawarkan harga dan angsuran yang relatif terjangkau.
"Ya disini kami tawarkan rumah bersubsidi tipe 30/60 sudah finishing serta terpasang listrik dan PDAM, untuk harga sangat terjangkau bisa cash dan bisa kredit juga, untuk harga cash Rp.168 juta rupiah sedangkan untuk kredit cukup dengan DP 5 persen atau sekitar Rp.8 juta saja dengan angsuran satu jutaan selama 20 tahun," terang Komisaris Utama PT. Reka Bumi Tohlangkir, I Gusti Ngurah Susila sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Keterangan itu disampaikannya di sela - sela acara penyerahan kunci perumahan bersubsidi D'Gedong Resident secara simbolis yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa pada Senin (30/5/2022).
Menurutnya, pasca pembukaan pada 26 Februari 2021 hingga bulan April 2022 ini, respons masyarakat cukup baik. Jumlah calon pembeli sampai saat ini mencapai 80 orang dimana 42 orang diantaranya sudah proses kredit.
"Untuk tipe rumah 30/60, di dalamnya ada 2 tempat tidur, 1 kamar mandi, dapur teras dan ruang keluarga, selain itu juga sudah terpasang listrik 900 wat dan air PDAM. Target kami tahun ini bisa mencapai 80 persen," imbuh Susila.
Salah seorang warga yang sudah mulai menempati salah satu unit perumahan tersebut, I Kadek Arya Semara mengaku sangat tertarik sejak pertama mengetahui informasi dari media sosial tentang rumah bersubsidi tersebut.
Menurutnya, harga satu unit rumah bersubsidi dengan kondisi yang sudah finishing tersebut terbilang terjangkau sehingga ia dan istrinya memutuskan untuk mencari satu unit rumah bersubsidi.
"Saya awalnya dapat info dari medsos, kebetulan ada keinginan mandiri, setelah dilihat unitnya ternyata lumayan bagus dan terjangkau sehingga kami memutuskan untuk ambil 1 unit," ungkap pria asal Untung Surapati Amlapura tersebut.
Baca Juga: Jadwal Pujawali di Pura Lempuyang, Wisatawan Diminta Tunda Kunjungan
Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada D'Gedong Resident karena telah membangun rumah bersubsidi di Karangasem.
Hal ini karena sejauh ini memang masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah terlebih rumah layak huni.
"Mudah-mudahan bisa menjangkau, sehinga kedepan masyarakat bisa memiliki rumah layak huni dengan harga yang terjangkau," kata Arta Dipa.
"Kami harap kerjasama ini agar bisa dilanjutkan, kami akan dukung sepanjang seluruh tahapannya memenuhi aturan," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
-
Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?