SuaraBali.id - Artis Jennifer Rochelle Coppen yang ditampar oleh pengunjung saat dugem di Shishi Bar di Jalan Petitenget, Kuta Utara, Bali. Namun demikian kini kasus penganiayaan tersebut berakhir damai.
KJ sebelumnya sempat menggelar pertemuan damai dengan perempuan asal Indonesia berdarah Belanda itu.
Adapun perdamaian itu disampaikan Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Amir. Menurutnya, belah pihak yang berseteru mendatangi Polsek Kuta Utara, pada Jumat 27 Mei 2022.
Keduanya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa tekanan dari pihak manapun.
"Jadi tidak ada syarat tertentu, ini memang keinginan kedua belah pihak baik terlapor dan korban," beber Iptu Amir kepada awak media Jumat 27 Mei 2022 sebagaimana dilansir dari beritabali.com – jaringan suara.com.
Sebelum mendatangi Polsek, kedua belah pihak sudah menggelar pertemuan terlebih dahulu di suatu tempat dan polisi sama sekali tidak ikut campur tangan. Polisi mengabulkan perdamaian asalkan pelapor tidak keberatan.
Sehingga kasus ini dihentikan dan polisi menerapkan Restorative Justice sesuai amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Bukan cabut laporan, kami terapkan Restorative Justice yang juga sesuai dengan kemauan kedua belah pihak," tegasnya.
Diberitakan, Jennifer Coppen menjadi korban penganiayaan saat berkunjung ke Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kuta Utara, Badung, pada Kamis 12 Mei 2022.
Pemeran Kirana dalam film Generasi 90an Melankolia itu awalnya tidak terima setelah melihat seorang bule perempuan dikerumuni dan dicolek-colek oleh sekelompok pria di depan pintu akses keluar-masuk.
Perempuan pemilik akun Instagram @jennifercoppenreal30 dengan pengikut 1,6 juta itu pun sontak menegur salah satu dari pria itu agar berhenti mengganggu bule tersebut.
Sempat terjadi adu mulut dan tiba-tiba seorang pria menampar wajah gadis yang membintangi drama Pretty Little Liars hingga mengenai rahang sebelah kanan.
Akibatnya gadis berusia 20 tahun tersebut menderita sakit pada pipi kanan bawah hingga ke rahang. Setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Kuta Utara dan polisi mengamankan dan memeriksa terlapor KJ hingga akhirnya berdamai.
Berita Terkait
-
Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara
-
Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta
-
Kasus Penganiayaan di Labuhanbatu, Perempuan NS Jadi Tersangka Usai Korban Lapor Bareskrim Polri
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri