SuaraBali.id - Sosok bule perempuan yang menyebut polisi di Bali korupsi di video TikToknya kini jadi buruan polisi. Ia viral setelah membuat video yang menghina polisi di Bali.
Ternyata bule perempuan itu adalah Miss Estonia, Valeria Vasilieva. Ia kini masih dalam pengejaran Direktorat Reskrimsus Polda Bali.
Namun demikian saat didatangi ke hotel tempat Valeria menginap, yang bersangkutan tidak ada, dan diduga sudah kabur.
Kasubdit V Cyber Crime Direskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan pihaknya sudah melakukan pencarian di hotel, tempat Valeria menginap. Yakni di Bidadari Spa dan Hotel TS di daerah Kerobokan.
Tapi sosok Valeria tidak ada di sana.
"Kami sudah mendatangi dua hotel tempatnya menginap yaitu di Bidadari Spa dan hotel TS di daerah Kerobokan. Tapi dia sudah meninggalkan hotel," ungkap AKBP Nanang saat diwawancarai awak media, Kamis 19 Mei 2022.
Namun berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Imigrasi, saat ini Valeria disebutkan masih berada di Bali.
"Dia (Valeri masih berada di Bali. Karena tidak manivest atas nama tersebut meninggalkan Bali," ungkapnya.
Apabila nantinya Valeria ditemukan, pihaknya akan mendalami kasus tersebut untuk menerapkan UU ITE.
Baca Juga: 13.628 Kendaraan Lintasi Pelabuhan Padang Bai Saat Mudik Dan Arus Balik Lebaran
"Apakah di situ ada tindak pidana atau tidak, kami akan menyelidikinya terlebih dahulu," sebut AKBP Nanang.
Valeria Vasilieva masuk ke Bali tanggal 26 April 2022 dengan tujuan mengikuti ajang Miss Global. Valeria sendiri hadir mewakil negara asalnya Estonia.
"Dia datang ke Bali untuk mengikuti Miss Global mewakili Estonia. Miss Global ini kita baru tahu belum ketemu panitianya," tegasnya.
Diberitakan, jajaran kriminal khusus Polda terus memburu keberadaan Valeria, perempuan cantik asal Estonia yang sempat viral di Media sosial. Melalui unggahannya Tik Tok, Valeria menyebutkan bahwa polisi di Bali korupsi dan menghabiskan uangnya.
"Kalau kamu mau berkunjung ke Bali, siap-siaplah. Karena polisi akan memberhentikanmu di mana-mana dan memintamu menunjukkan dokumen sampai kamu memberikan semua uangmu sampai kamu memberikan semua uangmu pada polisi korupsi ini," ujarnya.
Akibat cuitannya tersebut sudah barang tentu menyudutkan aparat kepolisian di Bali. Apalagi unggahan itu sudah beredar luas di mana-mana dan menjadi sorotan masyarakat.
Berita Terkait
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
-
4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri