SuaraBali.id - Seorang warganet di TikTok mengeluhkan oknum penjual yang menawarkan dagangannya kepada wisatawan di pantai Greenbowl Bali dengan memaksa. Video yang berisi curahan hatinya pun viral di media sosial.
Melansir dari akun @firdarahbiru, wisatawan lokal tersebut mengaku awalnya hendak menikmati liburan di pantai Greenbowl. Namun di luar dugaannya, justru selama di sana ia merasa tertekan akibat ulah oknum pedagang.
Ia pun mengisahkan pengalamannya itu dalam sebuah konten. Mulanya pedagang tersebut menawarkan dagangan secara normal.
Tapi karena ia menolaknya karena sedang tidak ingin membeli apapun, pedagang itu lantas membuntutinya selama dirinya masih di pantai Greenbowl. Akibat ulah oknum pedagang ini, ia mengaku tidak bisa menikmati keindahan pantai.
"Kenapa ya, di Bali banyak banget penjual yang maksa sampe ngikutin terus jadi bikin kita tertekan dan gak nikmatin pantainya. I mean, kalau gue mau pasti gue beli kok tanpa paksa," katanya.
Tidak hanya satu oknum, beberapa penjaja dagangan pun bergantian menawarinya secara paksa. Mengaku tidak dapat lagi menghindari keberadaan para pedagang tersebut, ia pun akhirnya terpaksa membeli.
"Karena terlalu banyak tekanan akhirnya gue kalah dan gue beli deh kelapa dan gelang mereka," terangnya.
Kontributor : Sekarsari
Berita Terkait
-
Viral Pesepeda Nekat Hadang Barisan Pemotor di Jalur Sepeda Sudirman, Sikap Petugas Bikin Salfok!
-
Di Balik Senyum Media Sosial: Mengapa Hidup Terasa Berat Meski Tampak Baik-Baik Saja?
-
Ramai Kasus Aurelie Moeremans, Bagaimana Tata Cara Menikah di Gereja Katolik?
-
Ketika AI Disalahgunakan: Masihkah Media Sosial Aman bagi Perempuan?
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis