SuaraBali.id - Satu lagi artis yang terseret kasus dugaan penipuan robot trading DNA Pro. Penyanyi Nowela Auparay yang merupakan jebolan Indonesian Idol ini ikut diperiksa Bareskrim Polri.
Nowela datang ke Bareskrim Polri sekira pukul 14.00 WIB sebagai saksi. Kedatangan Nowela tak lama berselang dari kedatangan musisi Yosi Project Pop.
Nowela diperiksa oleh penyidik selama hampir 5 jam dan dicecar dengan 16 pertanyaan terkait keterlibatannya dengan DNA Pro.
"Saya mengisi acara pada Agustus 2021. Sebatas itu saja," kata Nowela usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jumat (22/4/2022).
Menurutnya acara tersebut diadakan di Jakarta. Namun setelah itu tidak ada kelanjutan pekerjaan maupun kerja sama dalam bentuk apapun.
"Hanya sekali," katanya menjelaskan.
Mengenai pekerjaan tersebut, Nowela mengaku mendapat tawaran dari temannya. Tapi tidak mengetahui lebih detail terkait DNA Pro sebagai penyelenggara acara.
"Ada teman saya meminta bantuan untuk mengisi acara tersebut," ucapnya.
Nowela Auparay pun bersikap kooperatif, ia yang diperiksa sebagai saksi rupanya sudah mengembalikan honor manggung DNA Pro.
"Sudah, kami sudah proses dan sudah selesai semua," ujar penyanyi 34 tahun ini.
Nowela Auparay enggan memberikan jawaban detail terkait nominal yang ia terima. Kepada awak media, ia hanya mengatakan uang tersebut tidak sampai ratusan juta rupiah.
"Nggak, nggak sampai segitu," terangnya.
Bagi Nowela Auparay ini adalah bentuk kooperatif untuk membantu penyidik menyelesaikan kasus DNA Pro.
"Kalau memang harus dikembalikan saya akan kembalikan terutama mengembalikan apa yang bukan milik saya. Jadi semuanya sudah diproses dengan sangat baik," papar Nowela.
Akibat kasus ini, Nowela Auparay pun akan lebih berhati-hati kedepannya. Ia tak mau kejadian tak mengenakan tersebut kembali terulang.
Berita Terkait
-
Selundupkan 1,16 Ton Ketamin di Kapal Tanker, Seorang WN Taiwan Jadi Tersangka
-
Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik
-
Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
-
Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot
-
Kampung Ambon Kembali Digerebek, Sabu dan Senjata Tajam Ditemukan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida