Ketua STT Satya Kencana, Banjar Tegallantang Kaja, Desa Adat Kerobokan, Gede Juliadi (32) mengkhawatirkan timbulnya kerumunan jika mengarak ogoh-ogoh meskipun di wewidangan banjar, meskipun dibatasi 25 peserta dan wajib swab antigen. Selain itu, kata dia, jika dibatasi 25 orang kurang euforia.
Sebab dari aturan pembatasan - pembatasan, meskipun yang hanya diperbolehkan mengarak hanya 25 orang, namun ogoh-ogoh di sisi lain bisa menarik perhatian masyarakat sekitar untuk menyaksikan yang ujung-ujungnya berpotensi terjadi kerumunan.
"Untuk tahun ini kami terlanjur tidak buat ogoh-ogoh karena peraturan berubah-ubah. Kita rapat terjadi kesepakatan, protokol ketat jadinya tanggung, euforia kurang dan tentu tanggung jawabnya besar sebagai panitia apabila terjadi pelanggaran prokes yang tidak dikehendaki sehingga sepakat tidak ikut Nyomya ogoh-ogoh," tutur dia.
Yoga dan anggota STT Satya Kencana terakhir membuat ogoh-ogoh di tahun 2020 lalu sebelum pandemi COVID-19 merajalela dan sudah tidak memiliki ogoh-ogoh karena telah dibakar tahun 2021 lalu saat masa pandemi COVID-19.
Sekali membuat ogoh-ogoh, dikatakannya menelan dana hingga Rp 40 juta, dan sebelum ada dana dari pemerintah tahun 2018 mereka mencari sumbangan ke usaha-usaha besar di seputar banjar.
"Kalau niat membuat pasti ada, tapi aturan berubah-ubah, dan waktu juga terus mepet, ya akhirnya legowo saja," pungkas dia.
Kontributor Bali : Yosef Rian
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka