SuaraBali.id - Setelah menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo di Surabaya, Jawa Timur, bayi Kembar siam Anaya dan Inaya dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berhasil dipisahkan.
Dalam operasi pemisahan yang berlangsung selama hampir sembilan jam itu, pelaksanaannya dipantau oleh Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong Muhammad Tantowi Jauhari.
"Operasi pemisahan berjalan dengan lancar," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis pemerintah yang diterima di Lombok, Rabu (16/2/2022).
"Setelah kita menunggu lama akhirnya kita berhasil memisahkannya. Kini kita berdoa, semoga kedua anak ini segera sembuh dan bisa beraktivitas layaknya anak-anak lain," ia menambahkan.
Operasi pemisahan Anaya dan Inaya antara lain melibatkan dokter bedah anak, dokter bedah thorax, dokter bedah plastik, dan dokter anak. Setelah menjalani operasi pemisahan, kedua anak itu menjalani proses pemulihan di RSUD dr. Soetomo.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendampingi serta membantu menanggung biaya operasi pemisahan Anaya dan Inaya serta biaya perawatan mereka di rumah sakit.
Kembar siam dempet dada Inaya dan Anaya adalah anak dari warga Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Mereka lahir pada Mei 2019. Keduanya dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk menjalani operasi pemisahan pada akhir Januari 2022.
Pemerintah daerah membantu biaya operasi pemisahan Anaya dan Inaya karena orang tua mereka tidak mampu. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pedasnya Bikin Nagih, Ini 5 Kuliner Lombok yang Wajib Kamu Coba saat Liburan
-
Mobil Vs Motor di Lombok Timur: 1 Orang Tewas
-
99 Persen Mahasiswa Poltekpar Lombok Incar Kerja di Luar Negeri, Wamenpar Dukung, Tapi...
-
ASN Lombok Utara Diduga Jadi Korban Pemerasan Polisi, Arie Kriting Buka Suara
-
Arie Kriting Soroti Kasus Kematian ASN Lombok Utara yang Diduga Jadi Korban Pemerasan Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak