SuaraBali.id - Dorce Gamalama yang punya wasiat ingin dimakamkan sebagai perempuan kini sedang banyak menjadi bahasan. Ada beberapa pemuka agama yang memberi tanggapan atas keinginan artis serba bisa ini.
Bahkan kini Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga ikut buka suara. Selaku ketua MUI, Cholil Nafis menegaskan soal keharusan seorang muslim dimakamkan sesuai dengan kodratnya ketika lahir.
Menurutnya bila orang itu lahir dengan jenis kelamin laki-laki, maka wajib diurus dan dikebumikan sebagai laki-laki. Begitu pula sebaliknya.
"Jenazah transgender itu diurus sebagaimana jenis kelamin awal dan asalnya ya," cuit Cholil Nafis lewat akun Twitter pribadinya, @cholilnafis, dikutip Selasa (1/2/2022).
Menurutnya, mengubah jenis kelamin tak diakui dalam syariat Islam.
"Sehingga ia hukumnya tetap seperti jenis kelamin pertama," katanya. "Laki-laki yang pindah perempuan disebut mukhannats dan perempuan yang mengubah ke laki-laki itu mutarajjil," sambungnya.
Sebagaimana banyak diberitakan, Dorce Gamalama yang kini tengah sakit ingin dimakamkan sebagai perempuan yang belakangan menuai kontra dari sebagian pemuka agama.
Sejumlah pemuka agama pun mengomentari hal ini disertai penjelasan-penjelasannya. Gus Miftah dan Buya Yahya menyebut secara syariat Dorce Gamalama harus dimakamkan sebagai laki-laki.
Sebelumnya, Ustaz Zacky Mirza juga ikut mengomentari polemik wasiat Dorce Gamalama ini. Ia meminta publik untuk tidak menghakimi dan menyerahkan semua keputusan kepada Dorce Gamalama.
Seperti diketahui Dorce Gamalama lahir dengan jenis kelamin laki-laki. Nama aslinya adalah Dedi Yuliardi Ashadi. Ia melakukan operasi ganti kelamin sekitar 1983 di Surabaya.
Berita Terkait
-
GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli
-
MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat
-
Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi
-
Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal
-
Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah