SuaraBali.id - Untuk tahun 2022 mendatang, Pulau Dewata Bali akan kembali menjadi tuan rumah di 7 event berskala besar. Event tersebut diantaranya Grand Fondo New York (Maret), Pesta Kesenian Bali (Juni), Maybank Bali Marathon dan Soundrenaline (September), Bali Triathlon dan KTT G-20 (Oktober), dan Bali Democracy Forum (Desember).
Event-event berskala besar tersebut akan mendapat pengawalan dari Polda Bali.
"Ini menjadi tantangan kita ke depan untuk mengamankan 7 event besar tersebut," terang Wakapolda Bali Brigjen Pol Ketut Suardana saat rilis akhir tahun yang berlangsung di mako Polda Bali, Rabu 29 Desember 2021.
Jenderal bintang satu di pundak itu menjelaskan, akhir tahun 2021 atau di masa pandemi ini pihaknya sukses mengamankan event International Badminton Festival yang berlangsung di Nusa Dua. Dan ada juga event Indonesia Master, Indonesia Open, dan BWF World Tour Final.
Sedangkan menurutnya, event yang paling prioritas dalam pengamanan itu adalah pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G-20) yang digelar di Bulan Oktober 2022. KTT G-20 yang dikawal 12.000 personel gabungan ini rencananya dihadiri Presiden RI Joko Widodo.
"Pengerahan 12.000 personel Ini untuk mastikan jalannya kegiatan yang dihadiri oleh Presiden maupun para delegasi dari 20 negara itu berjalan dengan baik," bebernya.
Menurutnya, tantangan yang dimaksud adalah karena saat ini masih dalam upaya pengendalian virus covid-19. Sehingga digelarnya 7 event besar tersebut berdampak menimbulkan kerumunan banyak orang.
Dari tujuh event besar itu ada beberapa kegiatan penting yang dilakukan kepolisian Polda Bali serta masyarakat. Antara lain, restorasi hutan manggrove. Kegiatan ini selain untuk menjaga ekosistem juga memberikan contoh kepada dunia bahwa Indonesia adalah paru-paru dunia.
Fokus pengamanan lainnya yakni pertandingan sepak bola Liga I dan bagian upaya pemulihan ekonomi nasional, khususnya membangkitkan sektor pariwisata Bali.
Langkah-langkah yang dilakukan Polda Bali adalah gencar mensosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) dan mendorong percepatan vaksinasi. Ditegaskanya, tahap vaksinasi Covid-19 di Bali termasuk yang terbaik nasional.
Terlebih, jumlah vaksin yang telah disuntikkan baik tahap I dan II oleh Polda Bali dalam kegiatan akselerasi vaksin mencapai 1.046.527 dosis dari 6.623.622 dosis yang telah disuntikan kepada masyarakat Bali.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG