SuaraBali.id - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meminta warga tak panik terkait ditemukannya virus Covid-19 varian Omicron. Kepanikan menurutnya justru bisa membuat imun menurun dan rentan terpapar Covid-19.
Menurutnya saat ini varian Omicron masih ditemukan di Jakarta. Sementara di Bali, khususnya Denpasar, belum ditemukan. Meski demikian, ia meminta warga tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.
"Kalau panik kan membuat imun kita dan sebagainya kacau. Tetap waspada prokes," katanya saat audiensi dengan Suara.com, Jumat (17/12/2021).
Menurutnya prokes harus tetap dijalankan dengan ketat. Hal ini mengaca pada kasus varian delta yang menyebabkan tingginya kasus di Denpasar.
Bahkan saat itu banyak fasilitas kesehatan penuh dengan pasien Covid-19.
"Varian Delta dulu kan tinggi pada Juli. Kondisi pada saat itu belum tervaksin semuanya. Dampaknya cukup tinggi sampai ke rumah sakit penuh," katanya.
Ia menambahkan varian Omicron disebut daya sebarnya memang cepat. Namun gejalanya tak terlalu berat.
"Cuma daya sebarnya lebih cepat dan banyak menyerang anak muda. Ini hasil penelitian," ujarnya.
Di Denpasar per hari ini kasus aktif Covid-19 tersisa 6 pasien. Kasus kesembuhan juga terus meningkat. Sementara sudah tiga hari terakhir tak ada tambahan kasus baru.
Untuk itu, pihaknya turut antisipasi jelang libur Natal dan Tahun Baru. Tempat wisata akan diperketat dan memaksimalkan penggunaan aplikasi pedulilindungi.
Selain itu di tempat publik seperti taman kota tak ada acara perayaan seperti biasa.
Kontributor : Imam Rosidin
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas