Wisata candi di Indonesia selanjutnya adalah Candi Sojiwan. Camdi Sojiwan tak kalah menarik dengan candi lainnya seperti Borobudur atau Prambanan.
Candi Sojiwan merupakan candi Buddha yang terletak di Desa Kebon Dalem Kidul, Klaten, Jawa Tengah. Candi ini letaknya kurang lebih hanya dua kilometer dan candi prambanan. Setiap tahunnya candi ini menggelar event budaya, yaitu festival candi Sojiwan.
Candi Gedong Songo merupakan candi peninggalan Hindu yang ada di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Sesuai dengan namanya, di komplek Candi Gedong Songo terdapat Sembilan buah candi.
Lokasinya yang berada di lereng Gunung Ungaran, menjadikan candi ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah disekitarnya.
Komplek Candi Gedong Songo ini juga dilengkapi dengan objek wisata lainnya seperti pemandian air pana dari mata air yang mengandung belerang, wisata berkuda dan juga area perkemahan.
Salah satu event atau acara yang diadakan di komplek ini adalah perayaan pergantian tahun atau Tahun Baru.
Pada malam pergantian tahun di komplek Candi Gedong Songo selalu dimeriahkan dengan hujan kembang api. Pada saat itu, kawasan wisata Candi akan dibuka untuk umum lebih lama.
5. Candi Arjuna
Baca Juga: Bertemu Sri Sultan HB X di Prambanan, Ridwan Kamil Curhat Mengenai Pertengkaran Bangsa
Candi Arjuna merupakan salah satu candi Hindu yang terletak di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Meskipun event yang diadakan di Candi Arjuna tidak sebanyak di Pramabanan maupun Borobudur, namun ada satu event yang sangat terkenal di Indonesia, Yakni Dieng Culture Festival.
Event ini merupakan prosesi adat pemotongan rambut gimbal. Setiap tahunnya, perayaan ini mendatangkan puluhan ribu pengunjung yang ingin melihat secara langsung ritual adat tersebut/ tak hanya ritual adat saja, pada event ini juga menampilkan acara lain seperti hiburan panggung music dan penerbangan lampion.
Candi Cangkuang merupakan salah satu candi yang ada di Indonesia, letaknya berada di Garut, Jawa Barat. Candi ini pertama kali ditemukan di Tatar Sunda serta merupakan satu-satunya Candi Hindu di Tatar Sunda.
Candi ini bersebelahan dengan makam Mbah Dalem Arief Muhammad, sebuah makam kuno pemuka agama Islam yang dipercaya sebagai leluhur penduduk Desa Cangkuang.
Nama dari candi ini diambil dari nama desa tempat candi ini berada. Selain itu, candi Cangkuang terdapat di sebuah pulau kecil di tengah danau Cangkuang.
Tag
Berita Terkait
-
ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran
-
Hari Anak Nasional, InJourney Perkuat Komitmen Lestarikan Warisan Budaya melalui Generasi Muda
-
Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India
-
Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri