SuaraBali.id - Jika berkunjung ke Semarang, salah satu yang nggak boleh untuk dilewatkan adalah wisata kuliner Semarang yang menggiurka.
Wilayah ini memiliki aneka kuliner yang tak kalah dengan dari tempat lain. Selain kuliner asli, kuliner Semarang juga banya dipengaruhi dari bangsa lain seperti dipengaruhi Tiong Hoa. Mau tau wisata kuliner Semarang apa saja? Yuk simak informasi berikut.
1. Lumpia Gang Lombok
Lumpia menjadi salah satu icon makanan khas dari Kota Semarang. Banyak tempat yang menjual makanan khas ini, namun ada satu tempat penjual lumpia legendaris tepatnya Lumpia Gang Lombok No. 11. Hingga saat ini warung lumpia legendaris dikelola oleh generasi ketiga. Untuk lokasi berada di dekat Klenteng Tay Kak Sie, sekitar Pasar Johar Semarang.
Warung lumpia ini tidak membuka cabang, tersedia 2 jenis lumpia yaitu basah dan goreng. Perpaduan isi lumpia berupa rebung muda, udang, dan telur sangat pas dengan kulit lumpia yang lembut. Semakin nikmat bila dinikmati dengan saus dan daun bawang segar. Cocok untuk oleh-oleh keluarga di rumah, tinggal datang ke Kedai Warung Lumpia Gang Lombok No.11. Buka mulai jam 8 pagi.
2. Asem-asem Koh Liem
Wisata kuliner selanjutnya yaitu asem-asem Koh Liem. Sajian masakan yang terdiri dari potongan daging sapi yang dipadukan dengan kuah asin dan asem. Selain itu juga tersedia makanan lain yang tak kalah enak seperti kikil lombok ijo, bandeng sarden, dan lontong cap gomeh. Penasaran dengan rasa asem-asem Koh Liem datang langsung ke kedai asem-asem Koh Liem yang berada di Jalan Karang Anyar- Semarang.
3. Soto Bangkong
Kuliner soto banyak digemari semua orang. Kota Semarang sendiri punya kuliner soto yang khas yakni Soto Bangkong. Makanan khas ini terdiri dari bihun, irisan bawang, ayam suwir, bawang goreng, dan kuah yang khas. Cita rasa yang disajikan dari kuah ini berbeda dengan yang lain. Ingin mencoba Soto Bangkong, kunjungi kedai Soto Bangkong yang berada di Jalan Setiabudi No. 229, Semarang.
Baca Juga: Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan
4. Kuliner Pisang Plenet Semarang
Selanjutnya jajanan dari Kota Semarang ini tak kalah lezat yakni Kuliner Pisa Plenet Semarang. Kuliner ini terbuat dari pisang kepok yang dibakar hingga kecoklatan, lalu diplenet dan diolesi margarin serta ragam selai seperti coklat, keju, strawberry, dan masih banyak lagi. Kemudian ditangkup seperti sandwich, kuliner ini bisa ditemukan di kawasan Gajah Mada, dengan harga Rp 6 ribu per porsi.
5. Tahu Gimbal
Wisata kuliner Semarang selanjutnya yaitu Tahu Gimbal yang banyak ditemui di Kota Semarang. Secara umum sajian kuliner berupa campuran lontong, sayur kol, telur, tauge, tahu, udang, kerupuk, dan diguyur kuah petis. Ingin menjajal kuliner khas ini, coba datang ke Warung Tahu Gimbal Taman KB. Tahu Gimbal disini berbeda dari tempat yang lain tahu gimbal di sini menggunakan udang yang berukuran besar. Menariknya lagi kalian bisa menikmati sajian musik reggae di sini.
6. Bandeng Juwana
Bandeng termasuk makanan khas dari Semarang. Salah satu pusat oleh-oleh ini berada di Toko Bandeng Juwana. Ikan bandeng yang digunakan berkualitas dan dipresto sehingga duri bandeng lunak. Ingin mencicipinya datang ke Warung Bandeng Juwana di Jalan Pandanaran No. 57 Semarang. Selain ikan bandeng di sini juga tersedia oleh-oleh lain seperti Bandeng Tauco, Sate Bandeng, Gudeg Bandeng, dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar