SuaraBali.id - Kejadian kebakaran menghanguskan rumah beserta kios di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat, Bali pada Jumat 19 November 2021. Kebakaran diduga kuat berasal dari api dupa yang digunakan untuk persembahyangan.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, sebagaimana diwartakan beritabali.com - Jaringan Suara.com, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Dua rumah yang terbakar lokasinya berdekatan dengan nomor 8 milik Wayan Sadi dan nomor 10 milik Ketut Karang.
Rumah yang terbakar milik I Wayan Sadi. Rumahnya berdekatan dengan warung jualan sembako dan 4 kamar tidur.
Sedangkan yang terbakar di rumah I Ketut Karang, ruangan tamu dan dua kamar tidur berserta perabotan rumah tangga
Akibatnya bangunan serta barang-barang yang ada hangus. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Saksi mata menuturkan, Nyoman Suardika (38) awalnya ia tidur dan dibangunkan istrinya. Sang istri melihat rumah tetangganya terbakar.
Saksi Nyoman Suardika kemudian keluar kamar dan mendapati bagian depan dapur tetangganya terbakar.
Tanpa berpikir panjang, saksi lalu mendobrak pintu gerbang tetangganya yang saat itu dalam keadaan terkunci. Padahal saat itu anak I Wayan Sadi, bernama Ariawan (17) sedang tertidur.
Ia kemudian membangunkan anak korban. Lalu memindahkan dua unit sepeda motor, saksi lantas meminta warga untuk menelpon petugas pemadam kebakaran.
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah bagian samping. Petugas damkar akhirnya memadamkan kobaran api sekitar pukul 07.30 WITA.
"Petugas Damkar mengerahkan 4 unit armada mobil ke TKP dan berhasil memadamkan api," ungkapnya.
Iptu Sukadi menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan dugaan sementara api berasal dari dupa setelah pemilik rumah melakukan persembahyangan.
"Diduga berasal dari dupa. Tidak ada korban jiwa dan korban luka-luka dalam musibah kebakaran tersebut," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Dorong Program 3 Juta Rumah KPP, BRI Siap Penuhi Target 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!