SuaraBali.id - Makanan penurun kolesterol apa saja ya? Tubuh manusia akan selalu membutuhkan kolesterol. Pembentukan sel-sel sehat dalam tubuh manusia akan dibantu olehnya. Meski begitu, tidak semua kolesterol bisa berperan menunjang kesehatan.
Misalnya, koleseterol jahat, yang ketika kadarnya tinggi bisa membahayakan kesehatan manusia. Solusinya bisa dimulai dari pola makan dari makanan penurun kolesterol jahat.
Makanan penurun kolesterol seperti buah-buahan atau sayur-sayuran, yang mana makanan ini sangat umum dan selalu dijumpai sehari-hari.
Namun pastikan apakah makanan tersebut efektif untuk menurunkan kolesterol, dilihat dari kandungan nutrisi dan cara pembuatannya.
Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak ulasan makanan penurun kolesterol.
1. Alpukat
Mengkonsumsi Alpukad bisa menjadi pilihan terbaik. Karena alpukad kaya akan lemak tak jenuh tunggal, serat, nutrisi fitosterol dan polifenol.
Karena itu, alpukad efektif menurunkan kadar koleseterol jahat dan menjaga koleseterol tetap seimbang.
2. Beri
Baca Juga: Sahabat Diet, Ini 7 Makanan Rendah Kalori Sehat dan Mengenyangkan
Buah beri seperti starewberry, blackberru, dan raspberry mampu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Buah beri memiliki kandungan polifenol yang tinggi yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Selain menurunkan koleseterol, buah beri juga bisa menurunkan kadar gula darah.
3. Bawang Bombay dan Bawang Putih
Bawang Bombay mengandung flavonoid yang dikenal sebagai quercetin, zat ini bertindak sebagai antioksidan yang membantu mencegah kolesetrol menyumbat arteri.
Tidak jauh dari bawang Bombay, bawang putih juga ampuh menurunkan kolesetrol, mencegah sumbatan di pembuluh darah, mengurangi tekanan darah dan membantu tubuh melawan infeksi.
4. Bayam
Bayam, merupakan salah satu makanan penurun kolesterol yang memiliki kandungan vitamin, mineral, dan beragam serat, yang mampu menjaga metabolisme koleseterol di lever dan semua sel dalam tubuh yang dapat berjalan lancar.
Bayam juga memiliki berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk menurunkan resiko terkena penyakit jantung.
5. Wortel
Sayuran satu ini dikenal efektif meningkatkan kesehatan mata. Ternyata, kandungan vitamin A,B,C dan flavonoid pada wortel juga bisa menurunkan kadar koleseterol.
Wortel juga mengandung serat yang mampu memperbaiki penyerapan koleseterol dari saluran cerna. Sehingga, kadar koleseterol jahat dalam darah bisa diturunkan. Apabila ingin mengolah wortel jus, lebih baik gunakan gula khusus yang aman untuk kadar kolesterol.
6. Kentang
Kentang umumnya dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Ternyata, kentang juga bisa dijadikan makanan untuk menurunkan kolesterol jahat. Kandungan serat larut bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat didalam tubuh. Satu kentang berukuran sedang sudah memiliki sekitar 5 gram serat larut.
7. Biji Gandum, Gandum Utuh dan Jali
Salah satu makanan penurun kolesterol yang paling mudah dan efektif adalah semangkuk bubur gandum sebagai pengganti sarapan pagi.
Seporsi bubur gandum bisa memberikan hingga 1-2 gram serat yang larut dalam air, yang bisa ditambah dengan buah-buahan seperti pisang atau buah beri untuk kandungan serat ekstra.
Makanan penurun kolesterol yang kaya serat, seperti biji gandum, jail dan sebagainya akan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan fiber harian 20-35 gram perhari. Sebanyak 5-10 dari hitungan tersebut harus berupa serat yang larut dalam air.
Serat berfungsi untuk mengurangi penyerapan koleseterol ke dalam pembuluh darah.
Kedua makanan ini merupakan hasil olahan dari kedelai yang kaya manfaat. Tahu dan tempe memiliki kandungan fitokimia seperti saponin, fitosterol, lechitin dan asam linoleat.
Kandungan tersebut berperan aktif dalam menurunkan kolesterol didalam tubuh. Sebuah studi menyebutkan bahwa mengkonsumsi produk olahan dari kedelai, mampu menjaga tubuh dari resiko jantung koroner dan stroke.
Sekian ulasan terkait makanan penurun kolesterol yang dapat ditemui sehari-hari.
Kontributor : Raditya Hermansyah
Tag
Berita Terkait
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?
-
Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Harganya Tembus Rp84.000 per Kg
-
Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri