SuaraBali.id - Hari raya Galungan dan Kuningan sebentar lagi, menjelang perayaan besar umat Hindu di Bali ini, PT. Pegadaian menggelar bazzar lelang emas pada Jumat (5/11/2021) di Kantor PT Pegadaian Denpasar, Bali.
Bazzar ini diminati para warga, khususnya kalangan ibu-ibu. Di antara mereka juga terlihat beberapa pengepul emas yang berbelanja emas hingga puluhan juta.
Harga produk bazzar yang murah diakui dr. Gita, salah satu pembeli emas. Nasabah yang selalu hadir dalam bazzar lelang emas Pegadaian ini membeli perhiasan dan emas batangan.
"Kita dapat lebih murah sih yang jelas. Puas banget belanja di Pegadaian," ungkapnya Minggu (7/11/2021) kepada beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Pada hari pertama, kegiatan ini diserbu banyak nasabah. Mereka begitu antusias untuk membeli emas.
Gelaran ini pun sudah mendapatkan penjagaan dari petugas keamanan di halaman Kantor Pegadaian Kanwil Denpasar.
Selain memanjakan konsumen lokal Bali untuk memenuhi kebutuhan perhiasan, kegiatan ini menjadi momentum menyosialisasikan beragam program salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
Kepala Devisi Bisnis Pegadaian Kanwil Denpasar, Ichwan Prasetyo menyebutkan bazzar ini akan digelar hingga tanggal 7 November 2021.
"Harga relatif murah, bisa tunai maupun kredit di Pegadaian. Nanti ada ketentuan dari pusat harga tidak boleh melebihi harga pasar," ungkapnya.
Ni Luh Yuli Wulan Artini selaku Manager Pemasaran dan Penjualan Kanwil Denpasar menerangkan, kegiatan ini melibatkan 15 cabang kantor Pegadaian.
Dia menerangkan, emas yang dijual ini merupakan jaminan para nasabah yang tak mampu melunasi pinjaman. Emas yang dijual juga telah melalui uji, sehingga karat dan beratnya sudah pasti.
"Jadi kadar emasnya sudah pasti, kemudian harganya lebih murah. Seperti cincin yang isi batu, batunya tidak dihitung," tutur Wulan.
Bagi nasabah yang ingin membeli namun tak cukup dana, bisa dibeli secara kredit. Nasabah yang membeli secara kredit diberi sejumlah kemudahan, seperti mendapat hadiah, diskon adminitrasi hingga cashback.
Berita Terkait
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
-
Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel