SuaraBali.id - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Bali melakukan penertiban gelandangan dan pengemis yang perilakunya menganggu ketertiban masyarakat di jalan raya saat pandemi COVID-19, Kamis (3/11/2021). Dalam penertiban yang dilakukan di wilayah Denpasar utara ini, pedagang acung dan pengamen di perempatan jalan Cokroaminoto kabur.
Camat Denpasar Utara, I Nyoman Lodera mengatakan dalam penertiban ini telah melakukan koordinasi dengan Satpol PP kecamatan, karena gelandangan dan pengemis selama ini telah mengganggu ketertiban umum di jalan raya, bahkan saat pandemi ini mereka semakin liar melakukan aksinya.
"Mereka (gelandangan dan pengemis serta pengamen) di sejumlah titik perempatan jalan melakukan aksinya. Oleh karena itu bersama petugas kami melakukan tindakan," ujarnya.
Tim Kecamatan Denpasar Utara dan Satpol PP Kecamatan Denpasar Utara pun melakukan penertiban di Perempatan Jalan Cokroaminoto dan perempatan Jalan Nangka.
Namun demikian pedagang acung dan pengamen di perempatan Jalan Cokroaminoto berhasil melarikan diri. Sedangkan di perempatan Jalan Nangka berhasil ditertibkan lima orang dan dua orang meloloskan diri.
"Untuk tindak lanjut lima orang itu telah diamankan dan diberikan pembinaan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar," katanya.
Lodera mengatakan, sejatinya pihaknya tidak melarang mereka untuk mencari rezeki, namun hal yang dilakukan itu sangat mengganggu ketertiban umum dan melanggar aturan.
"Jika ingin mengais rezeki masih banyak pekerjaan lain yang bisa mereka lakukan tanpa melanggar Peraturan Daerah Kota Denpasar," katanya. (*)
Berita Terkait
-
Klaim Ahli Waris Ditolak, 15 Bangunan di Bantaran Kali Cengkareng Dibongkar
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan